Program Studi Produksi Tanaman Pangan Memulai Kegiatan PKL di Teaching Farm 

  • Bagikan
Lahan produksi padi yang menjadi tempat PKL mahasiswa. FOTO IST.

RADARLAMPUNG.CO.ID – Program Studi Produksi Tanaman Pangan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mulai 4 Januari sampai 30 April 2021 mendatang melaksanakan kegiatan PKL di Teaching Farm Program Studi. Kegiatan diikuti oleh 61 mahasiswa, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan diwajibkan menyerahkan surat ijin dari orang tua/wali dan surat keterangan sehat sesuai dengan Edaran Direktur Polinela Nomor : 270/PL15/SE/2020.

Untuk menghindari kerumunan, peserta akan disebar 8 lokasi dengan komoditas unggulan, yaitu pertanian organik, produksi edamame, produksi padi (putih, merah, dan hitam), produksi jagung, produksi kacang tanah, dan produksi porang. Kegiatan tersebut akan dibimbing oleh 8 orang dosen dan dan 8 orang PLP Pendamping. Kegiatan ini juga didukung oleh Mitra IDUKA Syngenta dan Bayer Divisi Lampung, serta alumni.

Selama ini, kegiatan PKL dilaksanakan di Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA) yang bergerak bidang produksi tanaman pangan. Mahasiwa Prodi PTP lebih dari 80 persen melaksanakan PKL di Pulau Jawa terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Namun pada kondisi wabah Covid-19 ini kegiatan dilaksanakan di Teaching Farm Program Studi.

Lahan produksi kedelai edamame. FOTO IST.

Capaian pembelajaran kegiatan PKL diarahkan kepada profil lulusan program studi yaitu wirausaha bidang produksi tanaman pangan, asisten peneliti, supervisor produksi tanaman, dan penyuluh pertanian.

Ketua Program Studi Produksi Tanaman Pangan Polinela Dr. Dulbari, SP., MSi., mengatakan, kegiatan PKL di teaching farm memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan pengalaman secara langsung bekerja pada bidang produksi tanaman pangan secara on farm sekaligus dengan peluang dan tantangan yang dihadapi.

Direktur Politeknik Negeri Lampung Dr.Ir. Sarono, MSi., menuturkan bahwa salah satu kegiatan akademik yang mendukung peningkatan keterampilan lulusan Polinela adalah Praktik Kerja Lapang (PKL). PKL atau magang, lanjutnya, merupakan kegiatan akademik yang dilakukan di luar kampus, yaitu kegiatan proses belajar dalam bentuk praktik kerja yang dilakukan di industri, dunia usaha, dan dunia kerja (IDUKA) yang bergerak di bidang pertanian maupun non pertanian sesuai dengan program studi yang ada di Polinela.

“Namun pada kondisi wabah Covid-19 yang belum mereda seperti sekarang ini, terobosan kegiatan PKL di Teaching farm merupakan pilihan yang tepat,” katanya dalam sambutan pada acara Pembukaan PKL di Teaching Farm Program Studi Produksi Tanaman Pangan tahun 2021, Selasa (5/1).

Acara pembukaan PKL di Teaching Farm juga ditandai dengan penyerahan 254 sertifikat kompetensi kepada dosen, PLP, mahasiswa dan alumni yang telah lulus uji kompetensi pertanian organik di TUK Mandiri Polinela Organic Farm Program Studi Produksi Tanaman Pangan secara simbolis oleh Direktur Polinela.

Polinela merupakan salah satu lembaga pendidikan Vokasi yang menyelenggarakan program diploma (D3) dan program sarjana terapan (D4). Penyelenggaraan program tersebut diarahkan pada aspek keterampilan pada bidang pertanian dan non pertanian seperti Manajemen Informatika, dan Akuntansi. Lulusan Polinela diharapkan menjadi tenaga profesional pada tingkat menengah atas (upper middle level) di bidangnya. (*/sur)



  • Bagikan



Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…