oleh

Melonjak Drastis, Satgas Covid-19 Tubaba Isolasi Warga Terkonfirmasi Positif

RADARLAMPUNG.CO.ID- Satuan tugas (Satgas) penanganan covid-19 Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) bergerak cepat merespon lonjakan kasus Covid-19 di daerah setempat. Betapa tidak, dalam waktu sepekan, jumlah warga Tubaba yang terpapar Covid-19 meningkat drastis setelah sebelumnya telah dinyatakan nihil pasien.

“Selain kegiatan penyemprotan desinfektan dan edukasi, hari ini kita lakukan langkah isolasi kepada 18 warga Tiyuh Persiapan Karta Raya (Karta Raharja) yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka disatukan di dua rumah warga di RK 4. Ini merupakan respon cepat Pemkab Tubaba guna menekan terpaparnya warga lain,” ungkap Agus Subagyo, S.Sos,  Asisten bidang Pemerintahan Setdakab Tubaba mewakili Ketua Satgas Covid-19 Tubaba, saat memberikan pengarahan kepada warga terpapar di Tiyuh Persiapan Karta Raya, Rabu (6/1).

Agus Subagyo menegaskan, bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk tetap berada di rumah isolasi. Apabila ditemukan berkeliaran dan tidak isolasi mandiri maka segera dilakukan langkah penjemputan paksa untuk di isolasi di RSUD Tubaba, karena menurutnya lonjakan kasus covid-19 Tubaba ini adalah rekor terburuk. “Dimohon agar warga dapat taat protokol kesehatan. Bagi warga yang positif Covid-19 Pemkab Tubaba akan memberikan bansos sebesar Rp1.400.000,-per Kepala Keluarga (KK),”jelasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Camat Tulang Bawang Udik (TBU) Tausin SG, S.Sos., MM meminta, warga Tiyuh Persiapan Karta Raya untuk mengawasi warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 guna menekan dan memutus mata rantai penyebaran penularan Covid-19.

Terpisah, dr. Ahmad Ridho selaku Ketua Satgas Puskesmas Rawat Inap UPTD Karta Raharja mengatakan bahwa, guna merespon penanganan 18 warga terpapar covid-19 di Tiyuh Persiapan Karta Raya, pihaknya akan mengambil langkah-langkah konkrit di lapangan dengan cara memonitor langsung warga positif yang isolasi mandiri, mengawasi Orang Tanpa Gejala (OTG) dan apabila bergejala akan dirujuk ke RSUD selama 14 hari.

“Selain memberikan Suplemen daya tahan imun tubuh juga akan dilakukan tracking kepada warga yang memiliki riwayat kontak erat akan dihubungi dan rapid secara terjadwal, dan apabila hasilnya reaktif akan dilakukan pemeriksaan swab,”tukasnya.(fei/rnn/wdi)


Komentar

Rekomendasi