oleh

Hari Ini Kickoff Vaksinasi di Lampung, Dinkes Siapkan Empat Meja Khusus

RADARLAMPUNG.CO.ID – Vaksinasi di Lampung terhadap 20 nama yang telah didaftarkan ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan mulai dilaksanakan hari ini (13/1).  Sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula RSUDAM Lampung.

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Covid-19 Provinsi Lampung Reihana menuturkan, kickoff vaksinasi tersebut dihadiri oleh pejabat Forkopimda, mulai dari kepala BIN Perwakilan Lampung, Danlanal Lampung, Danbrigif Lampung, Kepala Pelaksana BPBD, Rektor Unila dan UBL, Kepala BPJS Lampung, IDI Lampung, BPOM Bandarlampung, Kepala BPKP, dan Inspektorat.

Berbagai persiapan telah dilakukan. Di antaranya surat usulan ke Kemendagri terkait nama-nama pejabat yang mengikuti kickoff vaksinasi di Lampung. “Kami juga sudah buat usulannama ke Kemenkes sebanyak 18 orang sebagai influencer bagi masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya pihaknya telah menyiapkan tim vaksinator pada pelaksanaan kickoff yang sudah mendapat pelatihan vaksinator Covid-19. Dilatih 25 orang untuk fasilitator.

“Kami juga sudah lakukan pelatihan vaksinator tahap pertama dengan lima angkatan sebanyak 500 orang yang berasal dari Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Bandarlampung,” terangnya.

Pihaknya pun telah menyiapkan tim peliputan acara kickoff tersebut, karena harus melaporkan kegiatan tersebut ke Kemendagri dan Kemenkes, serta untuk disebarluaskan melalui media masa dan sosial untuk informasi masyarakat perkotaan hingga desa.

“Acara seremonial kickoff akan dihadiri Pak Gubernur. Setelah seremonial kickoff dilanjutkan vaksinasi sesuai tata laksana yang sudah distandarkan, dengan menyiapkan empat meja,” terangnya.

Meja pertama sebagai meja pendaftaran. Meja kedua sebagai maja skrining guna melakukan pengecekan terhadap yang akan divaksinasi menyangkut kesehatan yang bersangkutan, apakah layak untuk diberikan vaksinasi atau titdak.

Meja ketiga sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi atau meja penyuntikan. Terkahir, meja keempat merupakan meja observasi. “Di mana setelah divaksinasi kita amati dan observasi apakah ada gejala setelah imunisasi selama 30 menit. Kalau tidak ada kita persilahkan pulang,” tuturnya. (pip/sur)

Komentar

Rekomendasi