Mahasiswa Luar Negeri Keluhkan Wacana KKN Tatap Muka Unila

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Keluhan datang terkait rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) secara tatap muka. Terlepas dari adanya penerapkan protokol kesehatan. Di mana, berdasarkan jadwal, KKN bakal dimulai 26 Januari mendatang.

Keluhan salah satunya datang dari Ramananjatovo Mathias Angelo mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Fisip Unila angkatan 2018. Mahasiswa berkebangsaan Madagaskar ini mengeluhkan kegiatan KKN yang digelar masih di tengah pandemi Covid-19.

Dirinya yang bakal menggelar KKN di Kecamatan Air Hitam, Lampung Barat ini mengaku sedikit cemas. Belum lagi pemerintah negara asalnya memang tidak mengizinkan aktivitas yang berpotensi berkurumun orang banyak.

“Negara saya melarang untuk mengikuti kegiatan yang ada kerumunan dan itu termasuk KKN. Kemudian, juga orang tua bilang jangan pergi ikut itu karena mereka sangat khawatir dengan saya,” ujar Angelo -sapaan akrab Ramananjatovo Mathias Angelo melalui pesan WhatsApp-nya Rabu (13/1).

Baca Juga:   Petakan Potensi Desa di Lambar Menuju Desa Maju Berbasis Digital

Dirinya mengaku sudah memberikan informasi tersebut kepada BP-KKN, namun hingga saat ini belum ada kabar terkait permintaanya. Angelo mengatakan, kondisi kasus Covid-19 di Lampung yang meningkat membuatnya sangat khawatir.

“(Khawatir) sangat karena kasus Covid-19 di Lampung sangat meningkat. Jadi gimana nggak takut, kesehatan kan bukan permainan. Kemudian kebanyakan (teman-teman) takut juga, tapi tidak bisa melakukan apa-apa,” tambahnya.

Saat ini dirinya meminta solusi lebih dahulu ke BP-KKN. Namun Angelo mengatakan jika tidak bisa mendapatkan solusi, dirinya lebih memilih mundur.

Baca Juga:   Besok UTBK SBMPTN, Simak Lokasi dan Hal yang Wajib Diperhatikan

“Saat ini saya coba minta solusi kepada BP-KKN dulu, tetapi kalau mereka tidak memberikan solusi, lebih baik saya yang mundur,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Jubir Unila Kahfie Nazaruddin mengatakan pihaknya tetap bakal melaksanakan KKN tatap muka, dengan tetap melakukan protokol kesehatan.

“Selama taat pada peraturan, dia aman saja. Coba baca dokumen KKN kemarin itu. Jadi, Unila tetap memperbolehkan dia ikut KKN. Tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Kahfie Rabu (13/1).

Selain itu, bagi mahasiswa yang akan menjalankan KKN harus memperhatikan beberapa hal. Mulai kondisi tubuh yang sehat hingga dapat mengelola mengontrol bagi yang penyakit penyerta (comorbid). Kemudian mahasiswa yang dapat turun lapangan harus mendapat persetujuan dari orang tua atau pihak yang menanggungnya dan membawa surat persetujuan tersebut untuk mengikuti KKN.

Baca Juga:   IIB Darmajaya Peduli Jurnalis Kemanusiaan Lampung

Mahasiswa dari luar Lampung atau luar negeri wajib memastikan diri dalam keadaan sehat, melakukan karantina mandiri selama 14 hari atau melakukan tes usap, atau sesuai peraturan/protokol yang berlaku sebelum mengikuti KKN.

Untuk menghindari penumpukan maka keberangkatan akan dibagi hari dan jam yang berbeda. Pertama pada 26 Jnauari 2021 untuk kabupaten Lampung Timur, Mesuji, dan Serang. Dilanjutkan 27 Januari 2021 untuk Tulangbawang Barat, Tulangbawang dan Pesawaran. Lalu pada 28 Januari 2021 untuk Lampung Barat dan Tanggamus. (rma/sur)



  • Bagikan



Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…