Perangi Peredaran Covid-19, Satgas Covid-19 Metro Bentuk Lima Tim

  • Bagikan
Apel siaga dalam rangka pencegahan penanganan Covid-19 di Kota Metro dan sosialisasi. Foto Diskominfo Metro

RADARLAMPUNG.CO.ID – Peduli Penangan Covid-19 Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bersama bersama Polres dan Kodim 0411/LT melakukan apel siaga dalam rangka pencegahan penanganan Covid-19 di kota tersebut. Gelaran apel dilakukan pada Kamis (14/1).

Acara yang berlangsung di Jalan AH Nasution ini memantau lima kecamatan yang ada di Bumi Sai Wawai. Di mana tim 1 yang dipimpin oleh Wali Kota Metro Achmad Pairin melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Timur.

Tim II yang dipimpin oleh Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Pusat. Kemudian Tim III dipimpin Dandim 0411/ LT Letkol Inf Andri Hadiyanto yang melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Barat.

Sedangkan sosialisasi di Kecamatan Metro Selatan, oleh Tim IV yang diketuai oleh Wakil Wali Kota Metro Djohan. Dan yang terakhir, Tim V diketuai oleh Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution yang melakukan sosialisasi di Kecamatan Metro Utara.

Pairin mengatakan, Apel Siaga Covid-19 ini bertujuan untuk mensosialisasikan, mengantisipasi, dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di Metro, sebagai upaya yang diambil Satgas Covid-19.

“Kota Metro sudah memasuki zona merah, jumlah penderita Covid-19 semakin bertambah di antaranya 361 pasien positif, 203 pasien sembuh, 139 pasien yang diisolasi, dan 9 pasien yang berpulang sampai hari ini,” jelasnya.

Tentu dengan kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran lebih terharap masyarakat, pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi Virus Corona.

“Maka itu, kami membentuk lima Tim Satgas Covid-19 di lima Kecamatan Kota Metro. Saya juga berpesan kepada semua Satgas Covid-19, agar lebih maksimal dalam mengerahkan personilnya, dalam membantu mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi di mana pun dan kapan pun. Agar penyebaran virus corona tidak bertambah lagi, khususnya di Metro,” ungkapnya.

Selain melakukan sosialisasi secara berkeliling, pihaknya juga mendirikan pos pengaduan yang terletak di halaman Masjid Taqwa. Yang berfungsi untuk menampung pengaduan dari masyarakat yang resah jika di suatu daerah sedang terdapat perkumpulan massa atau sedang ada keramaian.

“Sudah direncanakan membuat pos di depan Masjid Taqwa, itu khusus menerima laporan dari setiap kegiatan, kumpul-kumpul, ataupun ada pesta yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Nanti di situ akan mengecek kalau nanti tidak memenuhi protokol kesehatan nanti mereka yang membubarkan,” ujar dia.

Sedangkan Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati menyampaikan, sosialisasi di seluruh wilayah Metro sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Guna mensosialisasikan pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sesuai Perwali atau edaran Walikota Metro, sampai dengan 25 Januari 2021. Agar masyarakat memiliki pemahaman lebih terhadap adanya peraturan yang berlaku saat ini,” katanya. (adv)



  • Bagikan



Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…