oleh

Vaksinasi Nakes Bandarlampung Berlangsung hingga April

RADARLAMPUNG.CO.ID – Vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Januari-April akan menyasar tenaga kesehatan (nakes), seperti dokter, perawat, dan bidan. Di mana, pemerintah pusat menargetkan 1,48 juta nakes.

Tahap pertama, vaksinasi bagi tenaga kesehatan secara bergulir sudah dimulai 13 Januari lalu dengan membidik 566.000 orang, yang ditarget selesai akhir Januari. Kemudian, tahap kedua vaksinasi 914.000 nakes dimulai awal Februari. Untuk Bandarlampung, vaksinasi perdana sudah berlangsung pada Jumat (15/1) lalu di Mal Pelayanan Satu Atap Pemkot.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan, jumlah tenaga kesehatan terdata sekitar 5.000-6.000 orang, terdiri dari dokter, perawat, dan bidan yang bakal menjadi sasaran penerima vaksinasi Covid-19.

“Pelaksanaan vaksinasi pada tahap pertama, yaitu Januari-April akan dilaksanakan di 31 Puskesmas se-Bandarlampung, kemudian 10 RS pemerintah dan swasta, serta 2 klinik kesehatan, Kimia Farma, dan Telkom. April sudah harus selesai,” katanya, Minggu (17/1).

Menurutnya, mulai Senin (18/1), penyaluran vaksin hanya bisa diambil per harinya oleh petugas vaksinator di 31 Puskesmas yang ada di kantor Diskes Bandarlampung.

“Mereka mengambil ke Dinas setiap harinya, dan tidak boleh ditinggal di Puskes. Satu harinya 20 sampai 30 vaksin setiap Puskesmas, tidak boleh diinapkan karena takutnya listrik mati dan sebagainya,” ungkapnya.

Ketua DPD Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bandarlampung Jupri Kartono mengatakan, dirinya belum mengetahui pasti jumlah perawat penerima vaksin tersebut.

“Di daftar keanggotaan yang terdaftar di Bandarlampung untuk perawat itu 4.400, tetapi sudah teregistrasi apa belum saya belum punya datanya,” ujarnya.

Terkait jumlah vaksin yang dimiliki Pemkot Bandarlampung dirinya menganggap hal itu mungkin hanya sementara. “Tapi kalau saya mendengar jumlah vaksin Covid-19 di tahap pertama ini kan 9.624 vial, mungkin belum semua menerima,” kata dia.

Ketua IDI Cabang Bandarlampung dr Aditya M Biomed mengungkapkan, jumlah dokter yang ada di Bandarlampung sebanyak 800 orang lebih. “Kalau saya tidak salah dokter spesialis 212 orang dan dokter umum 629 orang,” ucapnya.

Terakhir, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bandarlampung Elya Eva mengatakan, ada sekitar 1.080 bidan yang menjadi sasaran penerima vaksin Covid-19.

“InsyaAllah semua sudah teregistrasi karena kita ada koordinasi dengan seluruh instansi di tempat mereka bekerja,” tandasnya. (mel/sur)


Komentar

Rekomendasi