oleh

Maksimalkan Perpustakaan Pekon untuk Dukung Budaya Membaca

RADARLAMPUNG.CO.ID – Buku merupakan jendela dunia dan sumber pengetahuan. Terkait hal ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Tanggamus meminta masyarakat Bumi Begawi Jejama agar menjadikan kegiatan membaca sebagai budaya.

Sekretaris DPKD Tanggamus Isnawati mengatakan, untuk mendukung gerakan membaca menjadi budaya, hal utama yang harus dilakukan adalah memaksimalkan perpustakaan. Baik di tingkat pekon maupun sekolah.

“Selama ini, membaca hanya untuk kepentingan pribadi. Tapi mulai saat ini, gemar membaca harus lebih memasyarakat dan kita jadikan sebagai budaya,” tegas Isnawati mewakili Kepala DPKD Tanggamus Gigih Rudiansyah.

Menurut dia, membaca merupakan awal dari semua pengetahuan. “Dari membaca, orang bisa sukses, kaya, bahkan cantik,” kata Wo Isna–sapaan akrab Isnawati.

Dilanjutkan, DPKD Tanggamus menginstruksikan, khususnya kepada 299 pekon dan tiga kelurahan untuk memiliki perpustakaan.

“Perlu kita ketahui, keberadaan perpustakaan umum pekon sangat penting. Ini juga satu-satunya pranata pendidikan yang bisa menyentuh langsung secara umum. Tidak membedakan usia, suku, jabatan,” tandasnya.

Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan dan Kearsipan DPKD Tanggamus Johan Wahyudi menambahkan, dari 299 pekon dan tiga kelurahan, sudah 182 pekon yang sudah memiliki perpustakaan.

“Desember 2020, sudah ada 182 pekon yang memiliki perpustakaan. Walaupun masih ada 120 pekon lagi yang belum memiliki perpustakaan, sudah ada peningkatan dari tahun 2019 yang hanya 135 pekon,” kata Johan.

Johan mengungkapkan, tahun ini, upaya percepatan pembentukan perpustakaan ditingkat pekon akan terus didorong melalui sosialisasi dan bimtek. (ehl/rnn/ais)

 


Komentar

Rekomendasi