oleh

Sebut Belum Dapat Surat Gugus Tugas Covid-19 Lampung, Unila Tetap Gelar KKN Tatap Muka

RADARLAMPUNG.CO.ID-Universitas Lampung (Unila) masih bakal menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa nya yang akan mengikuti kegiatan KKN periode 1 tahun 2021 yang akan digelar dengan tatap muka.

Pihak Unila menyebut belum menerima surat dari Gugus Tugas Covid-19 provinsi Lampung mengenai penundaan kegiatan KKN. Di mana, Gubernur Lampung telah mengeluarkan surat dengan nomor 433/022/V.02.4/II/2021 tentang penundaan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di masa pandemi Covid-19. Surat ini tertuju pada seluruh Rektor Perguruan Tinggi di Lampung.

Meskipun tidak tertulisnya KKN dalam surat tersebut, namun Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengaku surat juga berlaku untuk kegiatan KKN. Yang notabene juga melibatkan banyak orang. “sama saja kan KKN ke lapangan juga,” jelas Reihana melalui pesan WhatsApp nya.

Mengenai surat tersebut, Juru Bicara Unila Kahfie Nazaruddin mengatakan pihaknya masih belum menerima surat tersebut. Dirinya juga masih memastikan kegiatan KKN masih berlangsung seperti rencana sebelumnya.

“Unila belum menerima surat itu. Info ini dari Subbag Tata Usaha Unila, yakni bagian yang menerima semua surat masuk. Karena belum terima, saya tidak bisa beri tanggapan,” ujar Kahfie melalui WhatsApp nya Jumat (22/1).

Sementara rencana Unila menggelar KKN yang akan di mulai pada 26 Januari mendatang ini juga bakal dilakukan meskipun kasus Covid-19 sedang meningkat. Pihaknya mengaku telah melakukan penerapan protokol kesehatan berlapis. Diawali dengan setiap mahasiswa yang akan mengikuti KKN wajib melakukan rapid tes sebelum berangkat.

Ketua BP KKN Unila, M. Basri mengatakan penerapan prokes full sudah diterapkan sejak awal mereka berangkat. Jika kondisi mahasiswa tidak sehat, tidak di sarankan untuk berangkat. Sejauh ini pun, 7 mahasiswa mundur dalam pelaksanaan KKN 2021 ini. “Mereka turun kondisi sehat, kalau mau turus sakit kami tunda pelaksanaan nya. Kalau 14 hari sehat mereka boleh turun. Kemudian keberangkatan juga untuk putera daerah silahkan menunggu di lokasi, tidak perlu dari Unila,” terangnya.

Dan apabila ada salah satu mahasiswa terkonfirmasi Covid-19, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemda setempat untuk mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat didesa. “Saat pelaksanaan ada yang terpapar covid-19 maka akan dilakukan di puskesmas sekitar. Proses KKN akan dipertimbangkan, karena ini musibah kelulusan dan sebagainya kalau dia terpapar di lapangan,” tandasnya. (rma/wdi)


Komentar

Rekomendasi