oleh

KNPI: Harus Ada Pendampingan Terhadap Mahasiswa Terdampak Pandemi

RADARLAMPUNG.CO.ID – DPD KNPI Bandarlampung turut berbela sungkawa atas kematian salahsatu mahasiswi Itera yang diduga gantung diri pada Rabu (20/1) lalu di kediamannya, di Jalan Karimun Jawa, Gang Wisma 1, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung. Sebagai wujud simpati, jajaran KNPI turut mengawal proses pemulasaran jenazah hingga ke penguburan Kamis (21/1) lalu.

“Kami turut berempati dan bersimpati atas kematian Zahra Shiva (21), salahsatu mahasiswa Itera. Kami turut mengawal pemakamannya hingga ke liang lahat,” kata Ketua DPD KNPI Bandarlampung Iqbal Ardiansyah, Minggu (24/1).

Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa dan agen perubahan, mahasiswa harus siap ditempa berbagai ujian dan persoalan. “Peristiwa gantung diri ini hendaknya menjadi pelajaran bagi para pemuda agar tak berpikir singkat dan nekat. Jika ada persoalan atau problem hendaknya disampaikan, curhat dengan orang terdekat agar mendapat solusi,” tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, di tengah hantaman beragam persoalan pada masa pandemi Covid-19 ini, seraya berharap jika harus ada pendampingan psikologi terhadap para mahasiswa yang terkena dampak pandemi ini.

“Semua memang serba susah saat ini. Kita semua harus bersabar dan mendekatkan diri pada Allah SWT, jangan sampai salah langkah,” tandasnya. (mel/rls/sur)


Komentar

Rekomendasi