Harga Rokok Belum Naik Signifikan

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Resmi naiknya cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sebesar 12,5 persrn, tentu berpengaruh juga ke harga rokok.

Salah satu pemilik warung, Hadi mengatakan, harga rokok merk tertentu di warungnya sudah ada yang naik, tapi sebagian masih menggunakan harga lama.

“Sebagian merk rokok harganya belum naik, kalau kata penyuplai akan naik, tapi belum tahu kapan. Kami masih jual dengan harga lama karena dari penyuplai belum naik harganya,” katanya, Rabu (3/1).

Ia melanjutkan, rokok yang sudah mengalami kenaikan harga di antaranya Dunhill putih besar isi 20 batang, saat ini Rp29 ribu per bungkus dari harga sebelumnya Rp28 ribu. Lalu, Dunhill hitam besar sudah mengalami kenaikan menjadi Rp24 ribu dari harga sebelumnya Rp23 ribu.

Baca Juga:   Lagi, Olah Raga Sore Meriahkan Bazar Tanaman Hias Radar Lampung

“Sampoerna Mild isi 16 sekarang Rp24 ribu tadinya Rp23 ribu. Kalau harga naik, itu biasanya kisaran seribu sampai tiga ribu perbungkusnya,” katanya.

Penjual lainnya, Siti, mengatakan, ia masih menjual rokok di warungnya dengan harga yang lama.

“Karena mau menghabiskan stok dulu. Jadi, masih harga yang lama. Kalau naik, ya nanti ikut naik juga harganya. Kalau pembeli, masih ada yang beli walapun harga rokoknya naik,” ucapnya.

Baca Juga:   Emersia Hotel Akan Sajikan Menu Timur Tengah untuk Berbuka Puasa

Dengan naiknya harga rokok juga berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, seperti yang dikatakan Jojo. Sebagai perokok, ia setuju dengan naiknya harga rokok jika potensi pajaknya besar, dan jelas. Menurutnya, jika harga rokok di pasaran ikut naik, tentu secara tidak langsung akan membatasi pembeli dari segi usia, dan penghasilan.

“Sebab, pelajar sudah banyak yang merokok, dengan harga sekarang ini mereka masih mampu beli dengan uang jajannya, seharusnya kan dari segi usia tidak dianjurkan. Lalu, juga mampu membatasi pembeli dengan penghasilan tertentu,” katanya.

Baca Juga:   Cafe Bernuansa Pantai dalam Mall

Namun, sebagai warga negara, ia setuju dengan naiknya harga rokok di pasaran, meskipun nantinya ia juga akan membeli rokok menyesuaikan dengan uang yang dimiliki.

“Tapi sejauh ini cukai rokok naik ya setuju karena nantinya yang perokok aktif, bisa berfikir ulang untuk membeli, mungkin akan disesuaikan dengan isi kantong, termasuk saya. Tapi itu juga bagus buat mengurangi kebiasaan merokok,” tukasnya.

Ia menambahkan, terakhir ia membeli rokok Surya 16 batang harga masih harga lama yakni Rp25 ribu.

“Tadi pagi beli, harganya masih harga lama,” tandasnya. (rur/sur)



  • Bagikan



Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…