oleh

308 Mahasiswa Koas FK Unila Disuntik Vaksin

RADARLAMPUNG.CO.ID-Vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan terus dilakukan. Termasuk pada calon dokter-dokter yang saat ini sedang menempuh pendidikan dan tengah pada tahapan koas. Di Universitas Lampung (Unila) sebanyak 308 dokter koas FK Unila mendapatkan vaksinasi Covid-19, CoronaVac yang merupakan hasil kerjasama antara Unila dan Dinkes Kota Bandarlampung.

Kegiatan sendiri dilakukan di Gedung B FK Unila selama dua hari mulai Jumat hingga Sabtu, 5 sampai 6 Februari 2021. Ketua Prodi Profesi Dokter FK Unila dr. Dwi Indria Anggraini, M.Sc., Sp., KK., mengatakan, mahasiswa yang menjalani vaksinasi merupakan mahasiswa Program Studi Profesi Dokter FK Unila yang sedang menjalani pendidikan tahap profesi (kepaniteraan klinik) dan bertugas secara langsung atau hands on di wahana pendidikan klinik seperti RSUDAM Provinsi Lampung, RS Jiwa Provinsi Lampung, dan puskesmas di wilayah Kota Bandarlampung.

Menurut dr. Dwi, vaksinasi dilaksanakan untuk melengkapi upaya pencegahan penyakit Covid-19. “Jadi vaksinasi Covid-19 merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit berupa virus yang dilemahkan atau sudah mati yang bertujuan membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut,” jelasnya.

Pelaksanaan program vaksinasi Covid 19 bagi mahasiswa Program Studi Profesi Dokter FK Unila diharapkan dapat membantu menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 karena dalam tubuh peserta vaksin telah terbentuk sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona.

“Selain itu risiko terinfeksi virus akan lebih kecil atau bila tertular Covid 19 dapat mencegah terjadinya gejala berat dan komplikasi. Vaksinasi Covid-19 juga mendorong terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok dalam masyarakat,” tambahnya.

Sementara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi mahasiswa yang melaksanakan pendidikan secara langsung di tahap klinik sangat berguna untuk melindungi diri mahasiswa profesi dokter yang setiap hari bertugas di wahana pendidikan klinik berupa fasilitas kesehatan, baik di rumah sakit atau puskesmas.

Program vaksinasi tahap pertama bagi mahasiswa tahap profesi dokter ini telah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 84/ 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid 19.

Tim vaksinator melibatkan dua puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung yaitu Puskesmas Labuhan Ratu dan Puskesmas Rajabasa Indah, Bandarlampung. Jumlah tim dari tiap puskesmas sekitar 13—15 orang.

Pelaksanaan proses vaksinasi tetap memenuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Pada ruang vaksinasi juga diatur agar sirkulasi udara tetap terbuka, antara lain dengan membuka pintu dan jendela di ruang vaksin.

Terpisah, Kadiskes Kota Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan seluruh mahasiswa Unila yang mendapatkan vaksin CoronaVac merupakan mahasiswa yang sedang menjalani Koas. Bagi mahasiswa tersebut, telah terdata sebagai nakes. “Iya jadi 308 mahasiswa itu kan KOAS, dan kalau KOAS kan mereka sudah masuk tenaga kesehatan. Dari Kemenkes juga sudah masuk (didata) makanya divaksin,” terangnya.

Menurutnya selain Unila, Fakultas Kedokteran di Universitas Malahayati Lampung juga sudah divaksin. “Jadi yang sudah KOAS itu karena sudah termasuk tenaga kesehatan. Kalau yang semester bawah ya belum (divaksin),” tandas Edwin. (rma/wdi)


Komentar

Rekomendasi