Baru Sebulan, Talud Pantai Labuhan Jukung Rusak, Katanya Karena Faktor Alam

  • Bagikan
Anggota DPRD Pesisir Barat inspeksi mendadak proyek talud penahan abrasi di Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (8/2). FOTO TRI SUTRISNO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Anggota DPRD Pesisir Barat inspeksi mendadak proyek talud penahan abrasi sepanjang 271 meter milik Dinas Pariwisata, yang berada di Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (8/2).

Proyek senilai Rp1,8 miliar yang dikerjakan CV Karya Agung Perdana dan selesai akhir Desember 2020 ini sudah rusak. Ini terlihat pada beberapa bagian lantai dan pondasi talud.

Anggota Komisi III DPRD Pesbar Khairil Iswan mengatakan, diduga proyek tersebut tidak sesuai bestek. “Harusnya pembangunan talud di pinggir pantai ini kokoh,” tegasnya.

Baca Juga:   Puan Maharani Akan Resmikan Bandara M. Taufiq Kiemas

Karena itu, pihaknya akan memanggil Dinas Pariwisata untuk meminta penjelasan terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pesbar Gunawan membenarkan ada kerusakan pada talud abrasi di Pantai Labuhan Jukung.

Ia beralasan hal tersebut disebabkan faktor alam. “Wajar jika bangunan ini mulai terkikis. Karena cuaca yang tidak menentu,” kata Gunawan.

Baca Juga:   Puan Maharani Akan Resmikan Bandara M. Taufiq Kiemas

Terkait kerusakan, Gunawan menyatakan sudah melaporkan ke rekanan melalui surat tertulis. “Pekerjaan ini masih dalam masa pemeliharaan dan merupakan tanggung jawab rekanan,” tegasnya. (cyi/ais)





  • Bagikan



Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…