oleh

Diawali Jajaran Forkopimda, Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tubaba Mulai Dilakukan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) melakukan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di RSUD Tubaba, Selasa (16/2/2021). Vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang didistribusikan oleh Biofarma tersebut masih dikhususkan untuk tenaga kesehatan dan segenap anggota forkopimda setempat, sesuai dengan pada saat kick off (Pencanangan) Penerima Layanan Vaksinasi Covid-19, 2 Februari lalu.

Bupati Tubaba, Hi. Umar Ahmad, SP melalui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Eri Budi Santoso, S.Sos, MH, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi sinovac dosis kedua tersebut mulai dilaksanakan setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan vaksinasi tahap pertama.”Pelaksanaan vaksinasi dosis pertama sudah selesai dan semua berjalan dengan baik sehingga mulai hari ini lanjutkan vaksinasi dosis kedua,”ungkapnya, Selasa (16/2/2021).

Menurutnya, para penerima vaksin dosis kedua ini tidak merasakan reaksi apapun setelah vaksinasi, bahkan kondisinya baik-baik saja setelah melalui observasi selama 30 menit pasca vaksin disuntikkan ke tubuhnya. Pihaknya pun mengingatkan agar para penerima vaksin tetap mematuhi protokol kesehatan.”Vaksinasi bukan berarti bebas tidak mematuhi protokol kesehatan. Oleh karenanya, kami mengingatkan agar para penerima vaksin tidak mengabaikan protokol kesehatan,”tutupnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba Eka Riyana, S.Kep, M.Kes mengatakan, jumlah penerima vaksin dosis kedua ini sama dengan jumlah penerima vaksin dosis pertama. Yakni, 1.037 Tenaga Kesehatan dan 10 pejabat publik termasuk Bupati Umar Ahmad.”Alhamdulillah untuk hari ini selesai, dan besok tetap dilanjutkan di setiap puskesmas. Target kita dalam minggu ini selesai,”ujarnya.

Dijelaskannya, sebelum vaksinasi dilakukan ada sejumlah tahapan yang harus dilalui oleh para penerima vaksin, antara lain pemeriksaan rapid antigen, registrasi, skrining riwayat kesehatan termasuk pemeriksaan tensi darah dan cek suhu tubuh. Setelah itu baru dilakukan penyuntikan vaksin oleh tenaga medis dilanjutkan dengan observasi selama 30 menit pasca vaksin.

“Jika kondisi kesehatan tidak mendukung, maka vaksinasi akan ditunda sampai penerima vaksin benar-benar siap. Yang jelas, kita berharap proses vaksinasi dosis kedua ini berjalan dengan baik dan lancar,”tandasnya. (fei/rnn/wdi)


Komentar

Rekomendasi