Soal Limbah Medis, DLH Berencana Buat TPA Khusus

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO DOKUMEN RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup Bandarlampung menyerahkan penyelidikan dugaan pembuangan limbah medis di TPA Bakung ke Polda Lampung.

Kepala DLH Bandarlampung Sahriwansyah mengatakan, hasil peninjauan yang dilakukan tim, Selasa (16/2), Rumah Sakit Urip Sumoharjo telah melakukan pengelolaan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) sesuai dengan SOP.

“Hasil kemarin, tim melihat mereka telah melakukan pengelolaan sesuai SOP. Artinya mereka sudah memisahkan antara sampah domestik dan infeksius B3. Untuk kejadian yang ada di TPA Bakung, yang diduga milik rumah sakit Urip Sumoharjo, itu sepenuhnya kita serahkan ke penyidik Polda Lampung,” kata Sahriwansyah, Rabu (17/2).

Baca Juga:   Waspada Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Esok Hari

Meski belum terbukti apakah Rumah Sakit Urip Sumoharjo telah membuang sampah berbahaya tersebut atau tidak, pihaknya tetap akan melakukan pergerakan dengan memberikan surat edaran. Ini ditujukan ke seluruh rumah sakit yang ada di Bandarlampung.

“Tindak lanjut dari DLH, pertama saya akan membuat surat edaran kepada seluruh rumah sakit. Termasuk klinik dan Fasyankes, agar membedakan atau memisahkan limbah B3 dengan limbah domestik,” ujarnya.

Baca Juga:   BWI, Baznas dan Kemenag Bandarlampung Launching Zakat City

Selanjutnya, pihaknya berencana membuat TPA khusus untuk limbah medis yang berbahaya untuk lingkungan jika dibuang tidak pada tempatnya.

“Sehingga  bisa mengontrol sepenuhnya limbah B3. Karena kita banyak tanah milik emda. Ada di Kemiling dan beberapa tempat yang belum kita optimalkan fungsinya,” tegasnya. (mel/ais)



  • Bagikan



Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…