Usaha Jamur Makan Korban, Satu Orang Tewas

  • Bagikan
Kondisi Kumbung jamur dan korban saat di makamkan. FOTO dokumentasi Warga

Radarlampung.co.id – Nasib Naas menimpa warga Desa suka Agung kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji. Usaha Kumbung Jamur yang digeluti, mengakibatkan satu orang tewas, empat orang menjalani perawatan medis.

Kepala Desa Suka Agung, Suyanto membenarkan peristiwa tersebut, Kejadiannya terjadi pada Rabu (17/2) sekitar pukul 18.00 wib.

“Satu orang meninggal dunia yakni pemilik usaha jamur, Saipudin (29). Sedangkan empat lainnya yang sempat dirawat adalah istri almarhum, yakni Sayidatul Khoiriah (25) Kemudian mertua almarhum, Rahmat Ilahi (62), yang sempat pingsan kemudian tetangga almarhum, Topik (23) dan Supri (28)  alhamdulilah saat ini kondisinya sudah membaik dan sudah pulang ke rumah masing-masing,” Katanya saat dihubungi radarlampung.co.id, Jumat (19/2).

Baca Juga:   Polres Mesuji Razia di Tempat Hiburan Malam, Ini Hasilnya

Dia melanjutkan, usaha jamur tersebut memang usaha rumahan milik korban dan mulai di gandrungi oleh masyarakat Desa. Sebab, prospeknya cukup cerah. “Saipudin meningal dunia diduga karena kekurangan oksigen penguapan asap,” ucapnya.

Menurutnya, kumbung jamur yang masih di permentasi, belum bisa masuk ke kumbung tersebut. Namun, korban sudah masuk ke kumbung. “Seharusnya, jendela atas kumbung atau tempat di mana jamur berada di buka. Tetapi, saat kejadian hanya pintu yang dibuka. Itu pun tak lama. Pintu kemudian ditutup lagi oleh Saipudin sehingga asap hanya berputar-putar di dalam kumbung, dia pun berada di dalam kumbung itu,” katanya.

Baca Juga:   SPPT dan DHKP PBB-P2 2021, Bapenda Mesuji Optimistis Realisasi 100 Persen

Suyanto menambahkan, Saipudin di dalam ruangan itu sendirian, kemudian istrinya yakni Saidatul Khoiriah melihat kondisi suaminya sudah tergeletak karena kekurangan oksigen, sang istri pun memasuki ruangan tersebut untuk menolong suaminya, kemudian, mertua dan tetangganya juga ikut masuk untuk menyelamatkan Saipudin.

“Karena kepungan asap, keempatnya malah pingsan. Saipudin sendiri sudah dimakamkan pukul 12.00 WIB, Kamis (18/2) kemarin di Tempat Pemakaman umum (TPU) Desa Suka Agung Way Serdang,” ujarnya.

Baca Juga:   Kabar Baik, Gedung Perpustakaan Mesuji Segera Dibangun





  • Bagikan



Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…