oleh

Pemkab Tuba Ranking Dua Capaian MCP di Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang (Tuba) menempati posisi kedua capaian Monitoring Control for Prevention (MCP) di tingkat Provinsi Lampung.

Dengan raihan nilai 91,63 persen, Tulangbawang hanya satu strip dibawah Kabupaten Pringsewu dengan 93 persen. Nilai Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur berada di atas Pemkot Bandarlampung dengan 84,88 persen, dan Pemprov Lampung 80,66 persen di urutan keempat.

Nilai MCP Pemkab Tulangbawang bahkan berada di urutan 11 Nasional pada tahun 2020 lalu. MCP merupakan monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Program ini dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia dan meliputi delapan area intervensi.

Delapan area tersebut yakni: perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola Dana Desa.

“Alhamdulillah MCP Tulangbawang tahun 2020 masih tiga besar di tingkat Provinsi dan 11 di Nasional,” kata Bupati Tulangbawang Winarti, Minggu (21/2).

Meski menempati posisi kedua, Winarti berharap Pemkab Tulangbawang tetap mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari KPK karena akan dipakai untuk perbaikan jalan.

Mantan ketua DPRD Tulangbawang tersebut juga menjelaskan, hadirnya MCP pada aplikasi jaga.id, KPK dapat mengetahui progres pemerintah daerah dalam menyampaikan laporannya tanpa harus menunggu tim dari KPK datang untuk melakukan monitoring. (nal/wdi)


Komentar

Rekomendasi