21 Program Pusat Sasar Daerah Perbatasan, Ini Tanggapan Bupati Sambas

  • Bagikan
Sumber foto Humas BNPP

RADARLAMPUNG.CO.ID- Wilayah perbatasan Aruk akan menerima 21 kegiatan program pembangunan yang akan dikerjakan oleh delapan Kementerian. Kegiatan ini terkait Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Percepatan Pembanguan Ekonomi Pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain, dan Skouw.

Adapun delapan Kementerian yang akan mengerjakan pembangunan di wilayah Perbatasan Aruk adalah Kementerian Pertanian dengan lima program, Kementerian Perindustrian (lima program), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (empat program), Kementerian Perdagangan (dua program), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (dua program), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (satu program), Kementerian Komunikasi dan Informatika (satu program), dan Kementerian Perhubungan dengan (satu program).

21 kegiatan pembangunan di perbatasan Aruk ini disambut masyarakat perbatasan. Hal tersebut disampaikan  Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili, dalam Rapat Koordinasi dan Konfirmasi Rencana Aksi Pelaksanaan Inpres 1/2021 di Hotel Pantura Jaya, Kabupaten Sambas, Rabu (7/4).

Baca Juga:   Kabar Reshuffle Kabinet Mengemuka, Ini Kata Wakil Ketua DPR RI

“Telah kami sampaikan terkait Inpres 1/2021 ini kepada masyarakat, ini bukti perhatian Presiden dan Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Sambas khususnya perbatasan dan mereka sangat senang menyambutnya. Kami bangga karena negara akan membangun secara besar-besaran dalam waktu dua tahun ini untuk Kabupaten Sambas,” ujar Atbah.

Atbah juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam pembebasan lahan untuk pembangunan yang akan dilakukan oleh Kementerian. Karena menurutnya ini adalah kesempatan yang terbaik untuk merespon segala sesuatu yang terkait dengan kepedulian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Sambas.

Baca Juga:   Tingkat Kesembuhan dan Persentase Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Kian Membaik

“Kita akan segera melakukan koordinasi dengan lapangan sehingga persiapan pembebasan lahan benar-benar siap. Karena ini sesungguhnya adalah cita-cita masyarakat perbatasan puluhan tahun yang lalu. Alhamdulillah pada era bapak Presiden Jokowi ini terlaksana Insya Allah kami siapkan semuanya,” tambahnya.

Diperkirakan apabila seluruh program dan agenda dalam Inpres 1/2021 terlaksana dengan baik di perbatasan Aruk, Atbah yakin Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) akan sangat meningkat dua hingga tiga kali.

Baca Juga:   Airlangga Hartarto: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Tingkatkan Pemulihan Ekonomi

“Selain dari pembangunan Inpres 1/2021, kita harapkan wisata dan perdagangan perbatasan juga terbuka agar kontribusi dalam ekspor dapat berefek pada PAD kita untuk meningkatnya kesejahteraan masyarakat, imbuhnya. (rls/wdi)



  • Bagikan



Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan