3 Korban Jatuhnya Lift Proyek Lampung Bay City Masih Dirawat

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 10 orang saksi telah dimintai keterangan oleh tim penyidik Satreskrim Polresta Bandarlampung. Ini terkait jatuhnya lift proyek pembangunan Lampung Bay City pada Selasa (16/11) lalu.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Devi Sujana mengatakan, ke-10 saksi yang ditanyai tersebut merupakan para pekerja yang ada dilokasi kejadian.


Serta perwakilan perusahaan kontraktor dan saksi ahli dari Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung. “Kita sudah minta keterangan sekitar 10 saksi dari pihak terkait,” ujarnya, Jumat (19/11).

Devi melanjutkan, sebanyak 6 dari 9 korban peristiwa tersebut sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Sementara 3 korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dari kejadian itu pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya tujuh helm pekerja dan pecahan dinamo pendorong lift.

Baca Juga:   Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Untuk saat ini pihaknya juga masih menyelidiki penyebab jatuhnya lift tersebut. “Sementara penyelidikan masih berjalan, kita belum dapat menyimpulkan penyebab jatuhnya lift,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Sebanyak sembilan pekerja bangunan dilaporkan terluka usai terjadi dari lantas 21 sebuah gedung apartemen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lift yang seharusnya hanya berkapasitas lima orang tersebut diisi sebanyak 11 pekerja. Alhasil, lift tersebut terjatuh lantaran kelebihan muatan.

Diketahui, peristiwa itu dialami para pekerja proyek pembangunan Lampung Bay City garapan PT Nusa Raya Cipta, pada Selasa (16/11), sekitar pukul 9.00 wib.

Salah satu warga sekitar, Mandala mengatakan, saat kejadian itu para pekerja baru memulai aktifitas seperti biasanya.

Tak lama, dari dalam area pembangunan tersebut terdengar suara gemuruh seperti longsor. Warga sekitar juga sempat melihat para pekerja di lantai 21 yang keluar dan melihat ke arah bawah.

Baca Juga:   Tertinggal di dalam Mobil, Ponsel Korban Hilang

“Suaranya keras, kaya gemuruh longsor. Waktu dilihat, pekerja di lantai 21 itu sudah pada ngeliat kebawah. Rupanya lift-nya jatuh,” katanya.

Dia juga mengatakan, aktifitas pekerja sempat terhenti sejenak. Lantaran para pekerja sibuk mengevakuasi korban luka-luka.

“Aktifitasnya sempat berhenti sebentar, terus korban-korbannya dibawa ke rumah sakit. Tapi saya ngga tau apa ada yang meninggal apa ngga,” ujarnya.

Diketahui, ini bukan kali pertama. Sebelumnya, proyek pembangunan Lampung Bay City tersebut juga telah memakam korban.

Satu orang pekerja dilaporkan meninggal usai salah satu sisi atap bangunan apartemen tersebut ambruk. Peristiwa itu terjadi pada bulan Maret 2021, lalu. (Ega/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan