31 Kepala SD Negeri di Bandarlampung Sertijab

  • Bagikan
Kepala Disdikbud Bandarlampung Daniel Marsudi menyaksikan langsung proses sertijab 31 Kepala SD Negeri yang berlangsung di SMPN 16, Selasa (15/1). Foto Aprohan Saputra/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Sebanyak 31 Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri se-Bandarlampung mengikuti Serah Terima Jabatan (Sertijab). Acara berlangsung di SMPN 16, Selasa (15/1). Sertijab disaksikan langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bandarlampung, Daniel Marsudi.

Pelaksanaan Sertijab berdasarkan keputusan Wali Kota Bandarlampung Herman H.N., No. 821.29.2/01/IV.04/2018, tentang penugasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru sebagai Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri di lingkungan Disdikbud Bandarlampung.

Dalam arahannya, Daniel meminta kepada Kepala Sekolah yang mengikuti sertijab dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin dalam rangka meningkatan mutu, manajemen, serta layanan pendidikan.

Menurutnya, seluruh sekolah akan diawasi oleh pengawas sekolah terkait mutu dan kinerja para guru selama melaksanakan produktivitas. Guru akan dinilai dan diberikan rapor berdasarkan penilaian dari pengawas sekolah.

Baca Juga:   UTI Kirim 60 Mahasiswa Ikut Program Kampus Mengajar

“Semua guru di Bandarlampung akan memiliki rapor hasil penilaian dari pengawas sekolah. Di Bandarlampung telah terbentuk lima koordinator wilayah dengan masing-masing membawahi empat kecamatan, gunanya mensupervisi guru di Bandarlampung,” jelasnya.

Sekretaris Disdikbud Bandarlampung, Eka berharap kepada seluruh Kepala SD di Bandarlampung mampu bekerja dengan baik dan menjunjung tinggi profesionalisme serta etika dalam bekerja. Kepala Sekolah merupakan manajer yang mengatur segala kebutuhan, guna memperlancar aktivitas sekolah.

“Kepala sekolah merupakan jabatan yang diamanahkan pimpinan untuk dijalankan sebaik mungkin. Kami berharap kepala sekolah di kota tapis berseri ini menjadi contoh bagi sekolah di provinsi Lampung,” tambahnya.

Koordinator Pengawas Sekolah, Suwandi Umar menjelaskan, 31 Kepala Sekolah yang di sertijab ini merupakan kepala sekolah lama digantikan dengan kepala sekolah baru.

Baca Juga:   PPKM Diperpanjang, PTM Terbatas Madrasah Ditunda

“Meskipun kepala sekolah yang tidak melakukan sertijab harus melakukan pengecekan berkas aset sekolah oleh kepala sekolah sebelumnya. Begitupun yang melakukan sertijab, dan wajib melakukan pelaporan berkasnya ke Disdikbud, harus dicek karena namanya sertijab ya tanggung jawab aset sudah menjadi tanggung jawab kepala sekolah yang baru,” tandasnya. (apr/kyd)




  • Bagikan