384 CJH Asal Metro Gagal Berangkat

  • Bagikan
ilustrasi haji dok jawapos.com

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ratusan calon jemaah haji (CJH) Metro gagal berangkat ke tanah suci Mekah tahun 2020 ini. Hal ini menyusul keputusahan pemerintah pusat yang tidak memberangkatkan jemaah haji tahun ini.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji pada Kantor Kementerian Agama Kota Metro Nuriyana mengatakan, jumlah CJH Metro yang gagal berangkat ke tanah suci Mekah tahun ini mencapai 384 orang.


“Ada 384 orang calon jemaah haji yang sudah melunasi pembiayaan untuk keberangkatan tahun ini. Namun, karena masih pandemi Covid-19, ditunda dan dijadwalkan tahun 2021 mendatang,” ucapnya, Rabu (3/6).

Saat ini, Kemenag Metro sedang menunggu surat resmi pemberitahuan perihal pembatalan keberangkatan CJH  dari Kanwil Lampung.

Baca Juga:   Pemberangkatan Haji Ditunda, Kemenag-DPR RI Gelar Diseminasi

“Suratnya masih proses di kanwil. InsyaAllah, Jumat kami juga menginformasikan pada para CJH terkait penundaan keberangkatan ini,” tuturnya.

Menurut dia, para CJH tersebut telah menjalankan serangkaian persyaratan untuk menunaikan ibadah haji, “Intinya CJH kita (Kota Metro) sudah siap berangkat. Mereka sudah melunasi biaya administrasi, sudah cek kesehatan juga,” ujarnya.

Terkait besaran biaya ibadah haji tahun ini, menurut dia, tidak mengalami perubahan, seperti tahun lalu sekitar Rp35 juta.

Dia melanjutkan, proses dan tahapan pemberangkatan CJH akan diberikan pembinaan berupa manasik (bimbingan tata cara ibadah) haji, termasuk cek kondisi kesehatan.

“Sebelum berangkat, para CJH akan mengikuti tahapan manasik sebanyak sepuluh kali. Dua kali diselenggarakan Kemenag dan delapan kali diselenggarakan KUA (Kantor Urusan Agama),” terangnya.

Baca Juga:   Optimalisasi Penerimaan PAD, Bank Lampung Tambah Tapping Box

Sedangkan untuk tahapan cek kesehatan bisa dilakukan di puskesmas atau rumah sakit sesuai domisili CJH. (pip/sur)




  • Bagikan