387 Orang jadi Satgas PPA, Ketua LPA Lamteng Beri Warning Menohok

  • Bagikan
Pelantikan 387 anggota Satgas PPA Lamteng di Nuwo Balak Senin (25/3). Foto Syaiful Mahrum/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id. – Sebanyak 387 orang dari 28 kecamatan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) Lampung Tengah dikukuhkan di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Kecamatan Gunungsugih, Senin (25/3). Satgas PPA diminta upaya preventif melindungi perempuan dan anak.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Syahreza mewakili Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyatakan Satgas PPA berperan melaksanakan upaya preventif melindungi perempuan dan anak.


“Satgas PPA sebagai upaya preventif melindungi perempuan dan anak yang bermasalah. Mendampingi jika perempuan dan anak yang sedang bermasalah dengan hukum,” katanya.

Karena itu, kata Syahreza, Satgas PPA yang dikukuhkan diharapkan bisa bekerja dengan baik.

Fasilitator Layak Anak Lampung Fatoni turut memberi pembekalan kepada Satgas PPA Lamteng. “Kepada Satgas PPA, saya harap bisa memberikan hak bermain anak, menghargai prestasi anak, dan menghargai privasi anak. Ini jika tak dilakukan bisa berdampak anak menjadi korban pedofil,” katanya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng Eko Yuwono berharap satgas PPA bisa menjalankan perannya secara maksimal. “Tidak masuk angin,” katanya.

Istilah masuk angin, kata Eko Yuwono, lantaran kebanyakan satgas yang terbentuk tidak berfungsi dan tak ada tindakan nyata. “Jangan sudah dibentuk tidak ada kerja nyata. Hanya seremonial. Sudah banyak satgas yang terbentuk tak ada perannya sesuai tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya.

LPA Lamteng, kata Eko, siap bekerja sama dan membimbing Satgas PPA Lamteng. “Kita siap membimbing Satgas PPA agar peran dan fungsinya maksimal,” ungkapnya. (sya/wdi)

 




  • Bagikan