4 Gadis Kompak Menjerit, Pelaku Curanmor Langsung Ngiprit

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dugaan aksi pencurian kendaraan bermotor di Jl. Pulau Damar, Waykandis, Bandarlampung berhasil digagalkan para srikandi tangguh. Pasalnya, korban yang bernama Melfia bersama empat orang temannya lebih dulu menyadari niat buruk pelaku.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di toko Bang Iyuz, Sabtu (17/4) pagi. Korban mengatakan, saat itu dia dan keempat rekan kerja yang semuanya adalah perempuan, sedang berada di dalam toko.


“Karena pagi rutinitasnya buka toko, jadi kami semua di belakang dan sedang beres-beres. Kebetulan, waktu itu yang biasa jaga di depan (parkiran, red) belum datang,” kata dia, Minggu (18/4).

Melfia melanjutkan, saat itu kebetulan dia sedang duduk menghadap ke monitor cctv, sekitar pukul 8.00 WIB. Dia melihat dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor masuk ke area parkir toko, yang kemudian berhenti di dekat motor milik Melfia.

Baca Juga:   Oknum Guru Ngaji Cabul Diamankan Polisi

Melfia terus memperhatikan kedua pelaku lantaran gerak-geriknya yang mencurigakan. “Satu orang kemudian turun dari motor dan mengendap-endap ke dekat motor saya,” katanya.

Pelaku bahkan sempat berniat mengeluarkan sesuatu dari balik pakaiannya yang diduga merupakan kunci T. Melihat hal tersebut, korban lantas berteriak dari dalam toko dan membuat pelaku panik.

Khawatir aksi kejahatannya dipergoki, kedua pelaku lantas tancap gas dan kabur. “Kami semua teriak ”maling-maling” dari dalam toko. Pelaku sepertinya panik dan langsung kabur,” tambahnya.

Meski sepeda motor Honda Beat milik korban selamat, namun korban bersama rekan-rekannya dengan berani berinisiatif untuk mengejar kedua pelaku.

Melfia dan kawan-kawannya mengaku kesal, sehingga tidak berpikir panjang untuk melakukan pengejaran. “Tapi mereka (pelaku, red) ngebut. Jadinya nggak kekejar,” sambung dia.

Baca Juga:   Perampasan Mobil Diduga Libatkan Oknum Anggota Polri

Beruntung, pelaku belum sempat merusak kunci kontak sepeda motor korban. Namun setelah kejadian tersebut, korban bersama rekan-rekannya mengaku menjadi lebih waspada.

Terpisah, Kasubag Humas Polresta Bandarlampung AKP Titin Maezuna mengimbau agar masyarakat dapat melaporkan segala bentuk tindak kejahatan yang terjadi.

Dia menjelaskan, laporan yang masuk kekepolisian akan menjadi dasar bagi petugas guna menindak para pelaku kejahatan nantinya.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat agar dapat lebih waspada saat meninggalkan kendaraannya dilokasi yang dapat terpantau dengan baik.

“Tambahkan kunci keamanan pada kendaraan, lebih baik jika ditambahkan alarm. Sehingga jika ada yang berniat jahat, bisa menjadi peringatan dengan cepat,” tandas dia. (ega/sur)




  • Bagikan