4 Poin Masukan DPRD Tuba, Dari Infrastruktur Sampai Sekolah Tatap Muka

  • Bagikan
Juru bicara Banang DPRD Tulangbawang menyampaikan beberapa masukan kepada pemerintah daerah. Foto M. Zainal Arifin/Radarlampung.co.id 

RADARLAMPUNG.CO.ID – DPRD Tulangbawang (Tuba) melalui Badan Anggaran (Banang), memberikan beberapa masukan kepada Pemerintah Daerah saat rapat paripurna pengesahan rancangan KUA-PPAS APBD Perubahan Tahun 2021 di ruang rapat utama DPRD Tulangbawang, Rabu (17/6).

Beberapa poin tersebut di antaranya terkait infrastruktur. Banang DPRD Tuba meminta kepada pemerintah agar lebih fokus memperhatikan pelaksanaan pemeliharaan jalan secara rutin dan berkala. Dengan fokus pemeliharaan pada jalan sabes dan hotmix.

Selain itu, Banang meminta pemerintah daerah untuk lebih intens meningkatkan infrastruktur. Salah satunya melalui koordinasi dan komunikasi intensif dengan Pemprov Lampung terkait pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur.

“Harapannya agar ruas-ruas jalan yang merupakan kewenangan provinsi yang berada di Tulangbawang dapat menjadi prioritas, termasuk untuk ruas-ruas jalan kabupaten agar mendapatkan bantuan dari Pemprov Lampung juga,” jelas Ketua Banang Sopi’i melalui juru bicara Aprinasari KS.

Baca Juga:   Bupati Tulangbawang Prioritaskan Insentif Nakes Segera Cair

Kedua, Banang meminta pada saat pelaksanaan program penataan bangunan dan gedung, pemerintah dapat melaksanakan program dengan masif, mengingat beberapa bangunan gedung pemerintah daerah membutuhkan perhatian khusus untuk dilakukan perbaikan.

Ketiga yakni berkaitan dengan aspirasi, tentang kesejahteraan para guru ngaji. Menurut Aprinasari, pada prinsipnya Banang sangat mendukung perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan para guru ngaji.

“Namun harus dipahami tentang regulasinya, apakah itu kewenangan vertikal atau pemerintah daerah. Paling penting agar niat yang baik tersebut sesuai dengan peraturan perundangan,” ungkapnya.

Terakhir tentang rencana pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Banang meminta pemerintah daerah fokus melaksanakan pengawasan secara masif.

“Pemerintah diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada semua wali murid terkait KBM tatap muka, karena ini menyangkut kesehatan para peserta didik. Sarana dan prasarana yang baik harus disiapkan untuk menunjang pelaksanaan KBM tatap muka,” ujarnya.

Baca Juga:   Vaksinasi Mobile, Polres Tuba Suntik 81 Orang

Di samping itu, Banang juga meminta pelaksanaan penyebaran vaksinasi kepada para guru dilaksanakan dengan cepat dan baik.

Sementara itu, Bupati Tulangbawang Winarti menjelaskan, menyangkut KBM tatap muka saat ini sedang dirumuskan oleh Satgas Covid-19 agar dapat berjalan dengan baik dan aman bagi peserta didik.

“Kita akan terus koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar rencana KBM tatap muka yang sudah ditunggu-tunggu ini bisa terealisasi,” ungkap Winarti.

Tidak lupa, bupati kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Tulangbawang agar terus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. (nal/sur)




  • Bagikan