41 Bangunan Dihantam Puting Beliung, Pemkab Lampura Gerak Cepat

  • Bagikan
Bencana puting beliung melanda wilayah Kotabumi Lampura sabtu (23/3), akibatnya puluhan bangunan terdampak. Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id -Angin puting beliung melanda wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Sabtu (23/3) pukul 15.30 WIB.

Bupati Lampura, Agung Ilmu Mangkunegara, melalui Asisten II Toto Sumedi mengatakan, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya dalam mengatasi kejadian tersebut.


“Kita telah membentuk tim. Saat ini, tim tersebut sudah turun dan tengah berkerja membantu masyarakat yang terkena bencana alam tersebut,” terangnya minggu (24/3).

Tim terdiri dari para satker dan perangkat kecamatan itu, lanjut Toto, bertugas melakukan pendataan dan turun langsung membantu masyarakat yang terkena musibah. Termaksud membantu lapak pedagang buah yang saat ini mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Semua membantu meminimalisir keadaan, seperti pendadataan rumah, pemotongan pohon tumbang mengahalangi jalan ke dengan fasilitas umum terdampak,” kata dia.

Baca Juga:   Tekab 308 Polres Tanggamus Bergerak, Tangkap Dua Tersangka dan Sita 14 Motor

Terkait untuk kerusakan yang terjadi, lanjutnya, pihaknya akan segera membantu sesuai amanah Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. Setelah melaksanakan rapat antar OPD, agar semaksimal mungkin dapat membantu apa yang menjadi permasalahan masyarakat.

Berdasarkan data sementara pemerintah daerah, setidaknya ada 3 kelurahan yang terdampak akibat hembusan angin puting-beliung disana. Yakni, di Kecamatan Kotabumi di Kelurahan Sribasuki 9 unit rumah; 15 rumah di serta 10 unit los pasar buah Kelurahan Tanjungaman, Kotabumi Selatan; 7 rumah di Desa Sidorahayu dan pelapangan, Kecamatan Abung Semuli.

Sebelumnya, angin puting-beliung di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak, Sabtu (23/3). Seperti los pasar buah yang berada di samping toserba Ramayana, Taman Olah Seni (Tos) dan gardu selamat datang Rumah Sakit HM Mayjend Ryacudu. Untungnya belum ada korban jiwa yang jatuh akibat musibah bencana alam tersebut.

Baca Juga:   Pemkot Tutup Seluruh Gerai Bakso Son Haji Sony

Salah seorang warga yang berada disekitar, Iwan mengatakan kejadian tersebut berlangsung cepat saat hujan turun dengan deras disana. Sehingga mengakibatkan los pedagang mengalami kerusakan cukup berat.

“Kasihan mas melihatnya, karena itu adalah mata pencaharian mereka (pedagang) selama ini. Mudah-mudahan musibah ini cepat berlalu, “tambahnya. (ozy/wdi)




  • Bagikan