47 Napi Diduga Positif Narkoba, Usulan Remisi akan Dicabut

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sebanyak 47 orang narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Bandarlampung yang diduga positif mengkonsumsi narkoba dari hasil test urine, terancam remisinya akan dicabut jika terbukti.

Kalapas Kelas 1A Bandarlampung Sujonggo mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 560 napi yang mendapat remisi. Tapi, jika ada salah satu napi yang terlibat pelanggaran maka usulan remisi akan dicabut.

“Sebanyak 47 narapidana diduga positif narkoba masih dalam pemeriksaan dokter Kanwil Kemenkumham Lampung. Tapi, kalau dari mereka ini ada yang terbukti pakai narkoba, usulan remisi kami cabut,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, saat dihubungi via telepon, Rabu, (6/6).

Dia mengungkapkan, kuat dugan puluhan narapidana tersebut, hasil dari tes urinenya positif narkoba.

Baca Juga:   Tujuh Daerah di Lampung Ini Berstatus Zona Merah Covid-19

“Karena, selain hasil tes urine dalam penggeledahan yang dilakukan pihak Lapas dan Ditnarkoba Polda Lampung ditemukan bekas alat hisap narkoba jenis sabu,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Lampung, melakukan penggeledahan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandarlampung, pada Selasa (5/6/2018) pukul 01.00 WIB.

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sejumlah chager handphone, sim card, dan beberapa bekas alat hisap sabu seperti pipet, tutup botol yang sudah berlubang, alat isap sabu (bong), dan senjata tajam serta 47 narapidana yang hasil test urinenya positif. (ndi/ang)




  • Bagikan