560 Sekolah Diizinkan Menggelar PTM Terbatas

  • Bagikan
Bupati Tanggamus Dewi Handajani meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kamis (9/9) lalu. Per 7 Oktober, ada sebanyak 560 sekolah mulai dari PAUD-SMP dan PKBM yang diizinkan menggelar PTM terbatas. FOTO DISKOMINFO TANGGAMUS

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 560 satuan pendidikan di Tanggamus diizinkan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan PKBM.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Tanggamus Agoeng Basori mengatakan, ada 391 sekolah yang lebih dulu mendapatkan izin tatap muka sejak 9 September lalu.


“Ada 560 sekolah baru yang diizinkan untuk belajar tatap muka. Itu terhitung sejak Kamis (7/10),” kata Agoeng Basori mewakili Kepala Disdik Tanggamus Yadi Mulyadi.

Menurut Agoeng, sekolah yang diizinkan melaksanakan tatap muka sudah memenuhi kriteria. Hal itu merujuk pada keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/Menkes/4242/2021 dan Nomor 440-717 Tahun 2021 tanggal 30 Maret 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga:   Satlantas Salurkan Bansos ke Ponpes di Gisting

“Syarat sekolah diizinkan tatap muka yakni, seluruh guru dan tenaga sekolah tersebut sudah divaksinasi 100 persen, baik dosis I dan II. Jika guru tidak divaksin, ada keterangan medisnya. Kemudian sekolah tersebut melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan memberdayakan UKS dengan pemanfaatannya dari guru, tenaga kependidikan dan siswa,” terang Agoeng.

Dilanjutkan, untuk waktu belajar di sekolah dibatasi. Belum bisa belajar penuh dan telah dibuat aturan teknis waktu belajarnya. “Total siswa ada di sekolah hanya tiga jam, tanpa istirahat dan langsung pulang,” jelasnya.




  • Bagikan