Ada 16.155 Kendaraan dari Jawa Masuk ke Lampung via JTTS GT Bakauheni Selatan


RADARLAMPUNG.CO.ID – Masuki puncak arus mudik, tepatnya empat hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1443 H, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatat lebih dari 16 ribu kendaraan yang sudah memadati Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Jumlah tersebut merupakan kendaraan yang masuk ke JTTS via GT Bakauheni Selatan per Kamis (28/4). Total lalin yang memasuki JTTS ini meningkat 182,3 % atau hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan angka lalin pada periode normal.





Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya Dwi Aryono Bayuaji mengatakan bahwa kepadatan lalu lintas tidak hanya terjadi pada arus mudik Tol Lampung – Palembang.

Baca Juga:   Waspada! Ada Gelombang Tinggi di Lampung

“Dari pantauan pada kamis (28/4) malam, selain kepadatan terjadi di GT Bakauheni Selatan, kendaraan juga memadati JTTS via GT Pekanbaru sebanyak 7.825, GT Helvetia sebanyak 10.125, GT Jantho sebanyak 443 kendaraan. Sedangkan pada ruas fungsional GT Bengkulu sebanyak 819 kendaraan dan GT Bangkinang sebanyak 2.265 kendaraan,” ujar Dwi.

Dwi juga memprediksi bahwa puncak arus mudik masih akan terjadi pada Jum’at (29/4) dikarenakan masyarakat telah mulai cuti bersama pada tanggal tersebut, serta menghimbau pemudik untuk selalu berhati-hati dalam mengemudi dan jika merasa lelah dapat beristirahat sejenak di rest area yang sudah disediakan.

“Hutama Karya menyediakan fasilitas 21 rest area dari Lampung hingga Kayu Agung dengan kapasitas parkir sebanyak 2.370 untuk kendaraan Golongan I dan 1.008 untuk kendaraan Non Golongan I,” tutup Dwi Aryono Bayuaji, EVP Divisi OPT Hutama Karya.

Baca Juga:   Kejati Lampung Siap Kawal PLN Bangun Infrastruktur Kelistrikan

Hutama karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, serta mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Patuhi kecepatan minimum dan maksimum yang dipersyaratkan, tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.

“Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima dan segera beristirahat apabila merasa mengantuk di rest area terdekat, serta selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dimanapun berada. Jangan lupa, untuk isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup selama diperjalanan,” pungkasnya. (rma/rls/yud)