Ada 22 Guru Besar di UIN RIL, Rektor Pastikan Tahun Ini Kembali Bertambah

  • Bagikan
Rektor UIN RIL Prof. Mukri. Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Guru besar di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus menargetkan penambahan guru besar.

Rektor UIN RIL, Prof Moh. Mukri mengatakan tahun ini UIN RIL sudah mencatatkan penambahan guru besar Dengan total saat ini sebanyak 22 orang. Prof Mukri menyebutkan tahun ini beberapa guru besar juga dipastikan akan bertambah.

“Guru besar sudah 22 orang, UIN di Sumatera dengan gubes terbanyak. Dalam waktu dekat ada beberapa dosen yang akan si lantik dosen sebagai guru besar,” beber Mukri.

Penambahan guru besar sendiri menurut Mukri akan terus didorong UIN RIL. Hal ini juga nantinya akan mempengaruhi tidak hanya terkait penilaian pada kampus. Juga diharapkan lulusan UIN RIL juga dapat bermanfaat usai menyelesaikan tugasnya.

Baca Juga:   Itera Siap Ikut Teliti Vaksin Covid-19

Sementara selain itu, prestasi dan pencapaian terus di hasilkan UIN RIL. Mulai dari perguruan tinggi terbanyak mendaftar tes um ptkin Sumatera dan tertinggi ke-7 secara nasional pada 2021. Prodi yang terakreditasi A juga terus bertambah pada akhir 2021 diharapkan separuh dari 30 Prodi sudah terakreditasi A.

UIN RIL memiliki 2 prodi Sains Murni yang sudah disetujui Kemdikbud yaitu Prodi S1 Sistem Informasi dan Prodi S1 Biologi. Memiliki 34 jurnal ilmiah aktif, menjadi pengelola keuangan terbaik kedua di jajaran PTKIN BLU se Indonesia, mendapat penghargaan dari UI greenmetric sebagai kampus terbaik 10 dari seluruh perguruan tinggi se-indonesia, sebagai PTKIN terbaik terbersih pertama dari 58 PTKIN yang terbaik pertama di luar pulau Jawa.

Baca Juga:   Itera-Unila Bahas Kerjasama Akademik

“UIN RIL juga masuk peringkat 3 nasional seluruh PTKI dalam peringkat SINTA terkait produktivitas publikasi ilmiah Dalam 3 tahun terakhir, selanjutnya masuk 4 besar UIN terbaik webometrics pada periode Juni 2021. Menjadi PPKI yang terbaik dan tercepat progres pembangunan gedung SBSN, sehingga dikunjungi langsung oleh menteri agama, sekjen Kemenag RI dan Komisi 8 DPR RI,” tambahnya. (rma/wdi)




  • Bagikan