Ada 25 BUMDes di Mesuji Tidak Aktif

  • Bagikan

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 80 badan usaha milik desa (BUMdes) di Kabupaten Mesuji masuk kategori aktif baik dari kepengurusan maupun dari usahanya sehingga bisa berkontribusi terhadap pendapatan desa.


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mesuji melalui Kepala Bidang Pemberdayaan sumber daya usaha Ekonomi Desa Rahmat mengatakan, Kabupaten Mesuji ada 105 Desa yang tersebar dalam 7 kecamatan.

“Hingga saat ini tercatat Bumdes yang masuk kategori aktif ada 80 Bumdes, sedangkan 25 BUMDes lainnya masuk kategori tidak aktif,”

BUMDes ini bergerak dalam beragam bidang usaha, mulai dari usaha galon, pertanian, perdagangan, home industri maupun usaha produktif lainnya jadi macam – macam bidang usaha tergantung dari desa itu masing masing.

“Keberadaan BUMdes ini cukup krusial di setiap desa. Mereka bisa memaksimalkan pengelolaan berbagai sektor sehingga berkontribusi terhadap desa serta mengangkat kesejahteraan masyarakat,” Terangnya.

Sedikitnya, 25 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Mesuji masuk kategori pemula tidak aktif hingga tahun 2021.

Dia menyebutkan, 25 BUMDes yang tidak aktif itu menyebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Mesuji kami target tahun (2022) bagi 25 desa wajib mengaktifkan BUMDes-nya.

Baca Juga:   Perayaan Malam Tahun Baru di Mesuji, Dilarang

“BUMDes itu tidak aktif karena masih pemula dan ditambah dengan potensi desa yang belum diketahui pihak Pemerintah Desa (Pemdes), masing-masing ditambah lagi kita baru selesai melaksanakan Pilkades serentak beberapa pekan lalu yang pasti target kita 105 Desa yang ada di Mesuji Bumdes nya dapat aktif semua mulai dari kepengurusan hingga usaha,” Jelasnya. (muk/yud)

Ada 25 BUMDes di Mesuji Tidak Aktif

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 80 badan usaha milik desa (BUMdes) di Kabupaten Mesuji masuk kategori aktif baik dari kepengurusan maupun dari usahanya sehingga bisa berkontribusi terhadap pendapatan desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mesuji melalui Kepala Bidang Pemberdayaan sumber daya usaha Ekonomi Desa Rahmat mengatakan, Kabupaten Mesuji ada 105 Desa yang tersebar dalam 7 kecamatan.

“Hingga saat ini tercatat Bumdes yang masuk kategori aktif ada 80 Bumdes, sedangkan 25 BUMDes lainnya masuk kategori tidak aktif,”

Baca Juga:   Sering Mangsa Ayam Warga, Ular sanca Sepanjang 4 Meter Dievakuasi Damkartan Mesuji

BUMDes ini bergerak dalam beragam bidang usaha, mulai dari usaha galon, pertanian, perdagangan, home industri maupun usaha produktif lainnya jadi macam – macam bidang usaha tergantung dari desa itu masing masing.

“Keberadaan BUMdes ini cukup krusial di setiap desa. Mereka bisa memaksimalkan pengelolaan berbagai sektor sehingga berkontribusi terhadap desa serta mengangkat kesejahteraan masyarakat,” Terangnya.

Sedikitnya, 25 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Mesuji masuk kategori pemula tidak aktif hingga tahun 2021.

Dia menyebutkan, 25 BUMDes yang tidak aktif itu menyebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Mesuji kami target tahun (2022) bagi 25 desa wajib mengaktifkan BUMDes-nya.

“BUMDes itu tidak aktif karena masih pemula dan ditambah dengan potensi desa yang belum diketahui pihak Pemerintah Desa (Pemdes), masing-masing ditambah lagi kita baru selesai melaksanakan Pilkades serentak beberapa pekan lalu yang pasti target kita 105 Desa yang ada di Mesuji Bumdes nya dapat aktif semua mulai dari kepengurusan hingga usaha,” Jelasnya. (muk/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan