Ada APK Melanggar, Panwascam Metro Timur Bakal Gelar Pleno

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Panwascam Metro Timur akan menggelar rapat terkait adanya dugaan temuan Alat Peraga Kampanye yang melanggar.

“Ya benar itu temuan Panwas di Metro Timur, dalam proses. Nanti diplenokan Panwascam. baru di tembusannya ke Bawaslu kita kabari. Yang meinggu ini belum di proses,” ucap Hendro Edi Saputro Koordinator Bidang Pengawasan Bawaslu Kota Metro, Minggu (8/11).

Dimana, hingga menjelang sebulan sebelum pemungutan suara pada 9 Desember mendatang, pihaknya belum melakukan pemanggilan mengenai pelanggaran para paslon.

“Kalau sampai pemanggilan belum. Pelanggaran APK udah ada. Sudah kita rekom ke KPU untuk dilakukan pencopotam. Kita hanya merekom karena itu bahan kampanye yang ditempel di tempat yang dilarang seperti tiang listrik dan pohon,” tuturnya.

Rekom tersebut diberikan untuk Paslon nomor 2 dan 4, dengan Nomor : 094/KLA-15/PM0S 02/XI/2020, tanggal 01 November 2020 Perihal Penerusan Pelanggaran Administrasi Pemilihan.

Dimana untuk paslon nomor 2, mengenai pemasangan APK yang dipasang di tiang listrik Jalan Seluang, Kelurahan Yososdadi dan dirumah Dinas Camat Metro Barat. Sedangkan Paslon Nomor 4 pemasangan APK di pohon dengan cara di Paku di Jalan Teri, Kelurahan Yosodadi dan halaman ruman rumah warga tanpa izin.

Terpisah Komisioner Bidang Divisi SDM Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Metro, Yunita Dewi Nurbaya, membenarkan adanya dua rekomendasi untuk pemberian sangsi administrasi dari Bawaslu mengenai pemasangan APK yang tidak sesuai tempat.

“Ya benar sudah terima rekomendasi dari Bawaslu terkait pemasangan APK, yang satu di Metro Barat dirumah Dinas dan di Metro Timur yang dipasang dipohon dengan cara  di paku,” tuturnya.

Dimana dalam aturannya, yang mengganggu keindahan dan sebagainya dianggap melanggar, seperti juga pada perda Kota Metro memang tidak di perbolehkan.

“Tindak lanjut dari KPU sudah, dimana Bawaslu minta sangsi administrasi kepada Paslin. Kita sudah ngasih surat peringatan para paslon menurunkan. Kalau tidak maka bawaslu akan berkordinasi dengan Pol PP. Itu paslon nomor 2 dan 4,” ucapnya. (pip/wdi)




  • Bagikan