Ada Gula, Tapi Stok Terbatas

  • Bagikan
Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani sosialisasi Empat Pilar di kediaman Sudiono, salah satu seorang anggota DPRD Pringsewu, Minggu (8/3). FOTO AGUS SUWIGNYO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Gula putih yang sempat menghilang pada sejumlah minimarket di Pringsewu, kini muncul lagi. Namun pembeliannya dibatasi.

“Gula putih ada sekarang. Tapi jumlah pembeliannya nggak boleh banyak,” kata salah seorang pegawai minimarket di Sidoharjo. Warga hanya diperbolehkan membeli satu kilogram. Gula juga tidak ditaruh di rak seperti biasanya.

Nggak ada di rak langsung. Dekat meja kasir. Pembelian dibatasi dengan pertimbangan stok,” sebut dia.

Sementara Yanti, salah seorang warga Pringsewu mengatakan, harga gula di warung mencapai Rp18 ribu per kilogram. Bahkan ada yang menjual dengan harga lebih tinggi.  

Terkait sempat menghilangnya gula putih ini mendapat perhatian Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat sosialisasi Empat Pilar di kediaman Sudiono, salah satu seorang anggota DPRD Pringsewu, Minggu (8/3).

Menurut dia, pemerintah harus segera mengambil langkah terkait naik turunnya harga. Terlebih untuk Lampung, yang diketahui sebagai salah satu daerah produsen gula. “Pemerintah daerah bisa mengambil langkah agar produksi di Lampung bisa dinikmati masyarakat,” sebut Ahmad Muzani. (sag/ais)




  • Bagikan