Ada Jembatan Dibangun, Warga Mengeluh Kebun Singkong Tergenang

  • Bagikan
pembangunan jembatan di dekat lahan singkong milik warga. Foto Yusuf AS/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Hampir 7.500 meter lahan yang merupakan kebun singkong milik warga Tiyuh Murni Jaya Tumijajar, Tulangbawang Barat bernama Ivin Aidiyan Fernandez mati. Kebun singkong tersebut tergenang air. Akibatnya, Ivin menderita kerugian belasan juta rupiah.

Dia menduga penyebabnya adalah pembangunan jembatan dekat lokasi kebun singkongnya. Menurut Ivin, pihak pelaksana yang ditunjuk Dinas Bina Marga Bina Konstruksi Lampung (BMBK) Lampung membangun jembatan dan jalan alternatif sehingga membuat air tergenang.

Mirisnya, menurut Ivin, penggunaan lahan sebagai jalan alternatif  oleh kontraktor tidak pernah meminta izinnya. Padahal, lahan tersebut adalah hak pribadinya yang selama ini mereka usahakan guna menambah penghasilan rumah tangga. Kondisi ini diperparah dengan lokasi lahan yang agak rendah.

Baca Juga:   Antisipasi Pungli di Sekolah, Ini Langkah Kejati Lampung

“Jika tidak dibendung, maka air tidak akan menggenang. Sebab selama ini singkong kami tetap dapat dipanen meski musim hujan. Sebab airnya lancar mengalir ke hilir,”terang pria 35 tahun ini kepada radarlampung.co.id.

Diakui Ivin, memang ketika hujan selalu banjir, namun hanya beberapa jam air langsung surut. “Tapi karena ini dibuat jalan alternatif yang menggunakan material tanah untuk membuat badan jalan alternatif, maka kebun singkong kami tergenang,”ungkap Ivin lagi.

Pihak pelaksana pembangunan jalan Simpang Dayamurni-Gunung Batin Link 065 saat ditemui di lapangan tidak berada di lokasi. Bahkan para tukang yang sedang bekerja mengaku jika pengawas lapangan tidak menentu kapan turun ke lokasi.

Baca Juga:   Universitas Teknokrat Indonesia Terima Hibah Bantuan Kerjasama Kemendikbud

“Kami juga nggak tahu tau nomor ponsel kontraktor atau mandornya Mas,”ungkap salah satu pekerja bangunan di lokasi. (fei/wdi)



  • Bagikan



Kasus Covid-19 Kembali Merangkak Naik Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta