ADD Rp56 Miliar Macet, Ribuan Perangkat Desa se Lampura Demo Pemkab

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Ribuan massa perwakilan perangkat desa dari seluruh desa se-Lampung Utara berunjuk rasa di kantor Pemkab setempat, Rabu (9/5).

Mereka menuntut pembayaran Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 yang masih menunggak 7 bulan, dan 5 bulan ditahun 2018. Total dana ADD yang macet mencapai Rp56 miliar.

Berdasarkan pantauan Radar Kotabumi (grup radarlampung.co.id), para pengunjuk rasa melakukan long march dari titik kumpul di Stadion Sukung ke kantor Pemkab. Selama perjalanan, mereka menyampaikan yel-yel agar hak mereka segera dibayarkan.
Setiba dikantor Pemkab, mereka terus berteriak aga pemkab segera merealisasikan tunggakan yang terjadi.

“Kami selalu diberi janji. Hari ini kami menuntut kapan akan dibayar,” kata Rudi selaku koordinator lapangan (korlap).

Baca Juga:   Kejari Lamsel Cek RSUD Bob Bazar, Tiga Obat Covid-19 Langka

Menurut Kades Kalibening Abung Selatan ini, aksi yang mereka lakukan bukanlah suatu sikap pemberontakan atau pembangkamgan, tetapi murni untuk kebutuhan.

“Kami tidak mau tau ada atau tidak. Tapi kami mau tau kapan akan dibayar,” tegasnya.

Beberapa saat setelah melakukan orasi, perwakilan pengunjuk rasa diterima Asisten III, Effrizal Asryad bersama Plt BPMPD, Suwito, untuk berdialog. Hingga berita ini ditulis, proses dialog masih berlangsung. Sementara ribuan massa masih menunggu. Terlihat pengamanan dari petugas kepolisian setempat.(rid/rnn/gus)




  • Bagikan