Agrowisata Edamame Polinela Sarana Edukasi Masyarakat Lampung

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – Tanaman Edamame, merupakan salah satu jenis kedelai yang berasal dari daerah sub tropis yang telah berhasil dikembangkan di Indonesia.

Tanaman ini, dikonsumsi sebagai kedelai segar. Edamame mempunyai rasa yang unik dan kandungan nilai gizi yang tinggi sebagai sumber vitamin, mineral, protein, dan energi yang sangat baik bagi kesehatan.

Edamame mengandung sembilan jenis asam amino esensial yang dapat menstabilkan kadar gula darah, meningkatkan metabolisme dan kadar energi, serta membantu membangun otot dan sel-sel sistem imun bagi yang mengkonsumsinya.

Ketua Pusat Produksi Edamame Politeknik Negeri Lampung (Polinela) sekaligus Ketua Program Studi Produksi Tanaman Pangan (Prodi PTP) Dr.Dulbari,SP.M.Si mengatakan, terbentuknya Unit Produksi Edamame di Prodi PTP Polinela ini, mendapat dukungan penuh dari Polinela dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (RISTEK-BRIN) melalui Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) mulai tahun 2020.

“Luas total tanaman edamame di kampus Polinela ada 1 Ha dengan berbagai umur. Agrowisata ini dikelola oleh mahasiswa Prodi PTP sebagai bentuk kegiatan praktikum MK kewirausahaan dan penerapan konsep kampus merdeka. Paket wisata yang diberikan keliling kebun edamame, penjelasan prospek tanaman edamame, panen edamame sendiri, timbang dan bayar langsung,”jelasnya.

Selain itu pengunjung juga dapat berswaphoto dikebun edamame dengan para mahasiswa yang sedang melakukan proses budidaya edamame. “Wisata panen edamame terbuka bagi masyarakat umum dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,”ucapnya

Terlebih, Penanaman edamame dapat meningkatkan pendapatan petani dan keluarganya, meningkatkan kesuburan tanah, dan limbahnya dapat dijadikan pakan ternak. “Saya berharap ada sinergi antara Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah, dan Pengusaha,”pintanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kusnadi menyambut baik agrowisata edamame polinela. Sebab, hal ini dapat sebagai sarana edukasi masyarakat untuk lebih mengetahui bagaimana cara budidaya edamame di Provinsi Lampung.

“Saya juga berharap Akademi Polinela juga terus berinovasi untuk pengembangan edamame di Provinsi Lampung terutama ketersedian benih edamame karena selama ini dari Jember, Jawa Timur sekaligus memberikan penyuluhan kepada petani di Lampung tentang bagaimana Prospek menjanjikan untuk peningkatan Perekonomian masyarakat petani melalui Pengembangan Budidaya Edamame,” harapnya. (gie/yud)




  • Bagikan