Agustus Ada Produksi 20 Juta Vaksin, Gubernur Ingin Lampung Masuk Provinsi Diutamakan

  • Bagikan
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. SUMBER FOTO: BIRO ADPIM PEMPROV LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID-Kabar baik datang dari Pemerintah Pusat, pasalnya Agustus ini ditargetkan 21,2 juta vaksin siap untuk diberikan ke masyarakat. Hal ini disampaikan Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. Seperti dilansir dalam Jawa Pos, Nadia mengungkapkan, pada Selasa (27/7), pemerintah telah mengamankan kembali 21,2 juta dosis vaksin Covid-19 untuk tambahan stok vaksinasi.

“Alhamdulillah tadi siang baru terima vaksin Sinovac 21,2 juta dosis dalam bentuk bulk. Ini merupakan dosis terbesar yang pernah kita terima dan akan digunakan pada bulan Agustus untuk akselerasi vaksinasi,” terang Nadia.


Vaksin yang diterima itu berupa produk setengah jadi dan produk jadi. Dia menyebut, vaksin yang datang dalam bentuk jadi akan diperiksa secara fisik dan dikontrol kualitasnya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna memastikan vaksin berkualitas dan aman.

Baca Juga:   Golkar Pesawaran Siapkan 1.000 Dosis Vaksin

Sedangkan vaksin dalam bentuk setengah jadi (bulk), akan diolah dulu oleh PT. Biofarma dalam waktu 2 minggu, dan setelah jadi akan diperiksa oleh Badan POM untuk memastikan kualitasnya. Di mana pada pertengahan Agustus, vaksin dipastikan bisa digunakan.

“Kurang lebih tersedia 5-7,5 dosis vaksin dari Biofarma setiap minggunya, sehingga nanti akan ada 21,5 juta vaksin yang siap digunakan pada bulan Agustus,” ujar Nadia.

Nadia menambahkan, saat ini pemerintah baru menerima sekitar 30 persen dari kebutuhan total 460 juta dosis vaksin. Sehingga dia meminta agar Pemda untuk bisa mengatur prioritas vaksinasi.

“Saat ini distribusi vaksin 50 persen fokus ke Jawa Bali, dan dari wilayah itu distribusi fokus ke 57 kabupaten kota aglomerasi. Pembagian vaksin bisa tidak sama, karena harus difokuskan ke kabupaten kota yang jumlah kasus dan laju penularannya sangat tinggi,” lanjut Nadia.

Baca Juga:   Pemprov Lampung Terima Hibah 24 Kendaraan Dari PT. Bukit Asam

Menanggapi hal ini, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menginginkan Lampung turut masuk dalam Provinsi yang diutamakan. Apalagi target vaksinasi di Lampung yang baru 9% dengan total target pada angka 6.645.226 orang, total vaksin yang dibutuhkan sekitar 14 juta. Sementara yang datang baru sekitar 1 juta lebih vaksin.

“Ya karena Lampung kan bagian dari Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI) kita pasti akan menerima itu,” beber Arinal.

Dirinya juga menegaskan telah berupaya dengan bersurat ke pemerintah pusat. Tidak hanya Menteri, melainkan juga Presiden. “Tapi kita sudah menyurati, ini untuk rakyat juga,” tandasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan