Ajang Pemilihan Muli Mekhanai Mesuji Dimulai, Peserta Wajib Garisbawahi Pesan Ini

  • Bagikan
Pembukaan acara pemilihan Muli Mekhanai Mesuji di taman Keanekaragaman Hayati, Rabu (23/10). FOTO ARDIAN MUKTI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Mesuji mengadakan kegiatan pemilihan muli mekhanai tahun 2019. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Taman Kehati -water park.

Pemilihan muli mekhanai tersebut dihadiri dan dibuka oleh Asisten III Bidang Adminstrasi Umum Nawawi Matni mewakili Plt. Bupati Mesuji Saply. Turut hadir Plt. Kadis Porapar Enggar Cahyadi ,tim juri/penilai, dan 50 calon peserta muli mekhanai dari tujuh kecamatan yang ada di Mesuji.

Dalam hal ini, Enggar Cahyadi mengatakan, pemilihan muli mekhanai merupakan event tahunan. Tentunya dengan event tahunan pemilihan muli mekhanai Mesuji ini yang terpilih bisa meraih prestasi baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

Selain itu tujuan kegiatan pemilihan muli mekhanai ini agar dapat mengenalkan potensi- potensi wisata yang ada di Mesuji. “Tentunya melalui adik-adik ini lah Mesuji bisa bersaing dengan kabupaten lainnya dalam hal pariwisatanya,” kata dia.

Selain itu, ajang ini juga untuk menentukan duta wisata. Baik itu muli maupun mekhanai untuk perwakilan Mesuji yang akan mengikuti seleksi kembali di tingkat Provinsi Lampung.

“Ini merupakan titik awal buat adik-adik semuanya menuju itu semuanya. Silahkan bersaing dengan adil dan jujur serta menunjukan kemampuan diri sendiri untuk menjadi yang terbaik di antara adik-adik sekalian,” ucapnya.

Pemilihan muli mekhanai tersebut berlangsung selama dua hari, dimulai Rabu 23 Oktober sampai Kamis 24 Oktober 2019. Dengan total seluruh peserta muli mekhanai 50 orang yang terdiri dari tujuh kecamatan yang ada di Mesuji.

Dia juga berharap moment ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Mesuji melalui wisatanya.

Sementara, Nawawi Matni mengungkapkan, untuk calon duta wisata asal Mesuji diminta dapat betul-betul menguasai soal pariwsiata yang ada di Mesuji. Juga dapat membawa kebanggaaan diri sendiri, orang tua, serta Kabupaten Mesuji .

“Mesuji terkenal segi negatifnya. Ini merupakan tugas dan kewajiban kita semua untuk merubah midset negatif itu,” ajaknya. (muk/sur)




  • Bagikan