Ajang Tahfiz Quran Radar Lampung Masuki Tahap Seleksi

  • Bagikan
Salah satu peserta sedang tampil di lomba Tahfidz Quran Radar Lampung. FOTO RURI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Lomba Tahfidz Quran juz 30 Kampung Ramadan telah dimulai untuk tahap seleksinya, Senin (26/4) di Lapangan Radar Lampung. Sebanyak 8 peserta menunjukkan hafalannya di depan 5 juri yang menilai. Salah satu juri, Ust H. Suratno mengatakan, kriteria yang dinilai dari peserta yakni makhraj dan tajwid, irama dan suara, serta adab, dan sikap.

Pun panjang pendeknya, iramanya, dan hafalannya. “Hafalannya total, ada yang salah, atau yang dia ingat, tapi terlupa saat tampil, itu juga mempengaruhi. Jadi bagaimana kelancaraannya saat tampil,” ujarnya, Senin (26/4).

Ia menuturkan, porsi nilai untuk masing-masing kriteria, rentang nilai makhraj dan tajwid 1-45, irama dan suara 1-35, dan 1-20 untuk adab.

Baca Juga:   Terpidana Fee Proyek Lamsel Jalani Eksekusi Hukuman di Rutan Kelas I Bandarlampung

“Tapi yang paling besar makhraj dan tajwid, tentu itu yang kita utamakan. Ditambah kelancarannya saat membaca. Kalau suaranya bagus tapi makhrajnya kurang, ya sama saja. Kalau bagus, ya memang bagus lagunya, tapi membaca Alquran tidak hanya lagunya yang bagus, tapi makhrajnya juga. Sehingga tidak mengubah arti,” katanya.

Terkait ayat yang dibaca, Ust Suratno mengatakan, akan diundi, dengan peserta mengambil amplop yang ada di meja yang sudah berisi surat pendek yang akan dibaca peserta.

“Jadi mereka mengambil, apa yang diambilnya itu yang dibaca. Jika ternyata tidak hafal, dari situ bisa kelihatan, dia hafal atau tidak juz 30 itu. Kategori pertama itu sudah bisa dinilai,” ucapnya.

Baca Juga:   BUMN Bantu Sulap Wisma Haji Rajabasa Jadi RS Darurat Covid-19

Ia menambahkan, dengan adanya lomba tahfidz quran ini, tentunya diharapkan bisa untuk memotivasi yang lain agar mampu menjadi hafidz dan hafidzah.

“Karena dengan hafalan 30 juz itu juga bisa sebagai langkah untuk melanjutkan ke jenjang yang berikutnya. Seperti mau masuk ke universitas, bisa melalui jalur hafalan Quran tanpa tes,” pungkasnya.

Adapun juri yang menilai, di antaranya Ust. H. Suratno,SPd.I.,MH., Ust.M.Syafiuddin S.Ag.,M.Pd., Ust.Musthofa S.Pd.I Al Hafizah., dan Ustazah Yeni Farida maysaroh S.Pd Al Hafidzah. Lalu, Ustadz Yazid, dan juga kakak Sin Musri’ah. (rur/sur)




  • Bagikan