Akhir Pekan, Empat Orang WNI yang Terdampar di Turki Akan Pulang ke Lampung


RADARLAMPUNG.CO.ID – Kabar baik dari 11 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampar di Turki usai dijanjikan bekerja di Polandia selama beberapa bulan lalu.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung, Ahmad Salabi mengatakan empat WNI sudah dipesankan tiket pesawat untuk kepulangan nya.





“Iya benar, Minggu (24/4) besok ada empat WNI yang akan pulang. Mereka sudah dipesankan tiket,” ungkap Salabi.

Dia mengatakan ke empat WNI tersebut ialah Bambang Kurniawan, Yuli Winata, Muhammad Ikhwanul Muslimin yang ketiganya berasal dari Lampung Timur. Dan Imam Taufik Hidayat dari Tulangbawang.

Minggu (24/4) mereka akan naik pesawat maskapai Oman Air berangkat 14.45 waktu Istanbul, Turki. Kemudian transit di Muscat Internasional Airport selama lima jam, dan kembali terbang pukul 02.20 waktu setempat. Empat WNI dijadwalkan sampai di Soekarno-Hatta 13.20 pada Senin (25/4).

Pemulangan ini juga dilakukan terbatas. Salabi mengatakan karena pihak agen memesan via e-commerce -Traveloka- sehingga tidak bisa sekaligus. Penjemputan juga masih dikoordinasikan dengan Pemda kabupaten setempat.

“Setelah sampai di Jakarta ini yang belum tahu. Nanti kami koordinasikan dahulu. Apakah akan dijemput oleh pemda kabupaten, jika tidak siap, ya kami siap ambil alih,” lanjutnya.

Ditambahkan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, DPRD Provinsi Lampung meminta Polda Lampung untuk mengusut tuntas kemungkinan-kemungkinan dan adanya dugaan kasus penjualan manusia.

“Kami minta Polda usut tuntas dugaan penjualan orang ini. Karena merupakan kejahatan manusia sehingga jangan sampai ini akan terjadi lagi,” ujar Deni.

Dia juga menambahkan, bagi para pekerja Lampung pada calon TKI sebaiknya mencari tahu dahulu agen-agen PMI yang legal. Sehingga kasus serupa tidak akan terulang lagi. (rma/yud)