Akhir Tahun, Tahap I Pembangunan GOR Kotaagung Rampung

  • Bagikan
Kerangka atap gedung GOR tipe B di pedukuhan Way som, Kecamatan Kotaagung, tengah dipasang. Pembangunan GOR tipe B sendiri dilakukan secara bertahap dan telah mencapai 70 persen. Hanibal Batman/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id—Pekerjaan pembangunan gelanggang olahraga (GOR) Tipe B terus dikebut. Saat ini pembangunan sarana gedung olahraga yang berlokasi di pedukuhan Way Som, Pekon Kotaagung Kampung, Kecamatan Kotaagung tersebut telah mencapai 70 persen.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora)  Retno Noviana Damayanti mengatakan, saat ini pengerjaan perakitan rangka atap tengah dilakukan,  jika rangka atap tersebut telah terpasang maka progres pekerjaan telah mencapai 90 persen.

Untuk tahap I pembangunan GOR tipe B memang  hingga terpasang atap , adapun tahap II pembangunan akan dilaksanakan tahun 2020 mendatang.

“Tahap I pembangunan GOR yakni pemasangan rangka atap mudah-mudahan Desember sudah selesai, dengan demikian gedung terlindungi. Dan pembangunan kembali dilanjutkan 2020,” kata Retno.

Ia menerangkan, tahap II  pembangunan difokuskan bagi kelengkapan gedung, lantai serta fasilitas penunjang.

“Untuk sistem pembangunan memang dilakukan secara bertahap  dan berkesinambungan. Ini karena dana yang digelontorkan sangat besar yakni Rp25 miliar dan pembangunan GOR ditargetkan  rampung dalam dua hingga tiga tahun mendatang,” jelas Retno.

Dari dana total pembangunan GOR yang menurut estimasi sekitar Rp25 miliar tersebut lanjut Retno dananya berasal dari berbagai sumber.

Rinciannya, pertama dari DAK unruk fisik GOR mencapai Rp 11 miliar lebih, kemudian ditahun 2020 melalui APBD Tanggamus berkisar Rp8 miliar hingga Rp9 miliar.“Nanti ada juga tahap III pekerjannya untuk finishing dan melengkapi kekurangan sehingga  untuk keseluruhannya sekitar Rp 23 hingga 25 Miliar,” terangnya.

Ia menambahkan, tujuan dibangunnya GOR tersebut ialah untuk meningkatkan peran serta daerah melalui Disbudparpora dalam pembangunan dan pengembangan segala potensi olahraga dan kepemudaan, meningkatkan minat berolahraga, mutu dan kualitas, meningkatkan prestasi olahraga dikancah regional, nasional maupun internasional.

“GOR mini tipe B tersebut dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare. Luas bangunan mencapai 1.700 meter persegi. GOR ini dapat memfasilitasi enam cabang olahraga. Yakni bulu tangkis, bola voli, basket, futsal dan sepak takraw,” tandasnya. (iqb/ehl/wdi)




  • Bagikan