Akhirnya…Tim SAR Gabungan Temukan Korban yang Hilang Tersambar Petir

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Jefri, korban yang hilang karena tersambar petir saat melintas di Aliran Sungai Negeri Besar Waykanan sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (30/4).

Ya, tim SAR Gabungan menemukan Jefri dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (1/5) sekitar pukul 20.35 WIB.

Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, S.E., M.M diwakili Komandan Unit Siaga SAR Tulang Bawang, Santosa menjelaskan, Pencarian memasuki hari kedua, dimulai sekitar Pukul 06.30 WIB. Dimana, tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian sesuai dengan Rencana Operasi, dengan membagi 3 regu dan dengan area yang berbreda.

Regu pertama, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung melakukan penyisiran menggunakan Rubber Boat mengikuti Aliran Sungai menuju Hilir sejauh ± 2KM dari titik awal kejadian.

Baca Juga:   Soal UKT, Unila Akui Ada Kesalahpahaman Informasi

Kemudian, Regu kedua Melakukan Penyisiran menggunakan Perahu Nelayan mengikuti Aliran Sungai menuju Hilir sejauh ± 2KM dari Tiyuh Baru dan Regu ketiga Melakukan Penyisiran via darat mengikuti aliran sungai.

“Sekitar pukul 16.30WIB, Tim SAR Gabungan menghentikan Pencarian sementara, dikarenakan kondisi di lokasi hujan. Hasil pencarian sementara sampai pukul 17.00WIB masih nihil,” ungkap Santosa, Sabtu (1/5).

Dia melanjutkan, sekitar pukul 20.35 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama Jefri (25) dalam keadaan meninggal dunia.

“Kami menemukannya di titik koordinat 4°24’56.34″S – 104°56’33.82″E atau sekitar ± 60 Meter dari lokasi kejadian arah Hilir,” ujarnya.

Penemuan mayat korban, sambung Santosa, berdasarkan informasi dari warga nelayan yang sedang beraktivitas di lokasi penemuan.

Baca Juga:   70 Ribu Pekerja PPKM Level 3 dan 4 di Lampung Masuk Data Penerima BSU

“Kami langsung evakuasi korban dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya. (rls/Fik/yud)




  • Bagikan