Akibat Banjir, Dinas Perikanan Akan Normalisasi Kolam BBI

  • Bagikan
Kolam Balai Benih Ikan Dinas Perikanan Kabupaten Lampura, terendam banjir. Foto Fahrozy Irsan Toni/ radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Terkait meluapnya air di balai kolam pembenihan ikan air tawar di wilayah Kebun Lima, Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, akan segera dilakukan normalisasi, Selasa (16/2).

Meluapnya air di balai kolam pembenihan ikan air tawar, yang disebabkan oleh tingginya debit air yang terjadi selama musim penghujan, menimbulkan kerugian yang cukup besar.


Terkait hal itu Sany Lumi selaku Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara menjelaskan bahwa, hal seperti ini merupakan PR (pekerjaan rumah) tahunan bagi dinas terkait.

“Ini memang sudah menjadi PR tahunan bagi kita dan memang juga menjadi tanggung jawab kita, maka dari itu kita akan mengambil langkah cepat,”kata Sany Lumi.

Baca Juga:   Musrenbang Lampura, RPJMD Harus Sesuai dengan RPJMN

Mengatasi hal ini Sany telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada petinggi daerah dalam hal ini Bupati Lampura, Budi Utomo, agar dapat dilakukan normalisasi berupa pengerukan atau pembuatan saluran air sebagai pencegah peluapan.

Kegiatan normalisasi tersebut akan dilakukan pasca banjir, dan akan bekerjasama juga dengan Dinas PUPR Kabupaten Lampura. “Untuk normalisasi atau pengerukan dan pembuatan saluran air itu kita akan bekerjasama dengan dinas PUPR,”jelasnya.

Tidak hanya itu, Sany Lumi juga akan melakukan penggantian benih baru sebagi pengganti kerugian yang dialami, agar balai kolam pembenihan tetap terus berjalan.

Namun sebelum dilakukannya pembenihan bibit baru, maka akan dilakukan pembersihan kolam pasca banjir dari tumpukan sampah ataupun lumpur yang terbawa oleh air.

Baca Juga:   Dipolisikan Wartawan Pasal Penganiayaan, Ketua DPRD Lampura Sampaikan Maaf

Pembersihan tersebut dilakukan untuk mensterilkan kembali kolam yang akan digunakan untuk pembenihan bibit baru ikan air tawar.

“Kita akan lakukan penggantian benih baru, tapi kita bersihkan dulu supaya steril untuk bibit yang baru saja dimasukkan,” pungkasnya (ozy/yud).




  • Bagikan