Alhamdulillah, 1.678 Guru Honorer di Tuba Terima Insentif

  • Bagikan
Bupati Tulangbawang Winarti memberikan sambutan saat kedatangan perwakilan guru honorer. Foto Diskominfo Tulangbawang
Bupati Tulangbawang Winarti memberikan sambutan saat kedatangan perwakilan guru honorer. Foto Diskominfo Tulangbawang

Radarlampung.co.id – Sebanyak 1.678 guru honorer di Kabupaten Tulangbawang (Tuba) menerima bantuan insentif dari pemerintah daerah secara bertahap. Ribuan guru honorer yang menerima insentif merupakan guru di tingkat pendidikan PAUD, SD, dan SMP.

Tahun ini, total ada 1.118 orang guru honorer SD dan SMP yang menerima insentif. Besarannya sama yakni Rp750 ribu. Total pemerintah daerah mengeluarkan anggaran sebanyak Rp838.500.000 untuk insentif guru honorer SD dan SMP.


Untuk guru honorer PAUD, tercatat sebanyak 555 orang menerima bantuan. Perorang mereka akan mendapatkan insentif Rp650 ribu. Total pemerintah daerah mengeluarkan anggaran sebanyak Rp360.750.000 untuk honorer PAUD.

Bupati Tulangbawang Winarti saat menyerahkan bantuan secara simbolis mengatakan, guru honorer sangat berperan penting dalam pembangunan di bidang pendidikan di Tulangbawang.

Baca Juga:   Gerebek Kontrakan, Polisi Sita 15 Paket Sabu

Menurutnya, kinerja dan kesejahteraan guru honorer penting karena untuk menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar yang berkualitas.

“Sejak awal, Pemkab Tulangbawang sangat memperhatikan hal tersebut. Melalui 25 program BMW dibidang pendidikan, bantuan insentif untuk guru honorer PAUD, SD dan SMP ini merupakan penghargaan dan apresiasi kami atas dedikasi dalam mendidik putra-putri kami di Tulangbawang,” ungkap Winarti saat penyerahan bantuan di rumah dinas jabatan Bupati, Rabu (8/9).

Berdasarkan data Dapodik perbulan Juli 2021, saat ini tercatat kondisi guru honorer di Tulangbawang sebanyak 3.042 orang. Sementara untuk guru PNS sekitar 1.920 orang.

Bupati mengungkapkan, dengan banyaknya guru honorer di Tulangbawang, memang perlu adanya wadah organisasi yang dapat menampung aspirasi dan kepentingan mereka.

Baca Juga:   Lakalantas di Jalan Lintas Rawajitu, Satu Orang Meninggal Dunia

Wadah tersebut juga dapat digunakan untuk mempersatukan guru honorer yang terdiri dari berbagai kalangan, dari yang mengajar di sekolah negeri sampai swasta.

“Dengan terbentuknya persatuan guru honorer pada jenjang PAUD, SD dan SMP, diharapkan dapat semakin mewujudkan persatuan dan kesatuan guru honorer. Akhirnya nanti berimbas pada peningkatan kinerja dan kesejatraan,” tutup Bupati. (nal/sur)




  • Bagikan