Alhamdulillah, Kasus Stunting di Tanggamus Turun

  • Bagikan
SUKISNO

radarlampung.co.id – Kasus stunting di Tanggamus mengalami penurunan. Dari sebelumnya 37,3 persen pada 2017, turun menjadi 26,8 tahun 2018.

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi kurang dalam waktu yang lama. Stunting pada umumnya terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh badan.


Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus Sukisno mengatakan, keberhasilan menurunkan angka stunting ini tidak terlepas dari upaya terpadu yang dilakukan satuan kerja itu bersama lintas sektoral. Di bawah kepemimpinan Bupati Dewi Handajani dan Wakil Bupati AM. Syafi’i.

“Untuk itu masyarakat dianjurkan terus meningkatkan upaya perbaikan gizi, peningkatan sanitasi dasar serta upaya perubahan perilaku,” kata Sukisno kepada Radarlampung.co.id, Jumat (22/3). (ehl/ais)




  • Bagikan