Alhamdulillah, Pemerintah Siapkan 20 Ribu Kuota CPNS untuk Guru Madrasah

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pemerintah berencana membuka lowongan CPNS akhir bulan ini. Khusus untuk guru yang kuotanya mencapai 100 ribuan. Kementerian Agama (Kemenag) dikabarkan mendapatkan alokasi 20 ribu CPNS untuk guru madrasah.

“Kita sekarang sedang berupaya mengangkat guru PNS,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin dalam peluncuran Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Pendidikan Agama Islam (PPKB-GPAI) di Tangerang Jumat malam (13/7).

Persiapan penerimaan guru CPNS itu masih terus dibahas bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian PAN-RB, serta Bappenas.

Dia menerangkan, guru PNS di madrasah maupun sekolah umum secara nasional masih kurang. Untuk itu, pemerintah berencana membuka lowongan guru dalam jumlah besar. Untuk kuota CPNS guru di madrasah diperkirakan mencapai 20 ribu orang.

Baca Juga:   Polresta Pantau Ketersediaan Obat-obatan dan Multivitamin Penderita Covid-19

Lukman juga memberikan perhatian terkait keberadaan guru pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah umum. Menurutnya saat ini jumlah guru PAI di sekolah umum, masih kurang. Selain itu juga banyak guru PAI yang latar belakang kuliahnya bukan dari jurusan PAI, sehingga dikhawatirkan kurang maksimalkan dalam mengajarkan materi agama Islam kepada anak didik.

Menurut mantan Wakil Ketua MPR itu, guru PAI memiliki peran penting mulai jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA serta perguruan tinggi. Makanya Kemenag terus menggalakkan moderasi dalam beragama. Khususnya di lingkungan sekolah. “Moderasi beragama. Bukan moderasi agama. Karena agama itu sudah moderat,” katanya.

Dalam menjalankan atau memaknai agama, imbuhnya, ada dua kutub yang saling berjauhan. Yakni kutub paling ekstrem dan kutub paling radikal. Nah, moderasi beragama ingin membuat orang berada di tengah-tengah dalam beragama.

Baca Juga:   Oksigen Medis Langka, Stok RSUDAM Hanya Cukup Dua Hari, Sekprov Lampung Kumpulkan Pengusaha

Dalam PPKB-GPAI yang dihadirkan adalah guru-guru instruktur nasional. Diharapkan nanti mereka bisa menularkan hasil pengembangan keprofesian kepada guru-guru lainnya di daerah. Lukman menegaskan seorang guru harus terus belajar. (jpc/ang)




  • Bagikan