Amankan 4 Pelaku Pengrusakan Mobil

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Satreskrim Polresta Bandarlampung telah menangkan empat orang yang diduga sebagai pelaku pengerusakan mobil di jl. Ir. H Juanda, Pahaman, Enggal, Bandarlampung beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana saag ditemui Senin (30/8). “Sudah ada empat orang yang diamankan terkait kasus tersebut,” katanya.


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sambung dia, pengerusakan tersebut dipicu lantaran salah paham. Para pelaku yang terlibat, juga diduga dalam pengaruh minuman keras saat melakukan aksinya pada Minggu (22/8) dini hari.

Meski belum dapat mengungkap identitas masing-masing pelaku, namun Resky mengatakan, perkara tersebut masih dalam pengembangan.

Pasalnya selain keempat pelaku yang diamankan, masih ada pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi pengerusakan tersebut. “Masih ada rekan pelaku lain yang saat ini masih dikejar oleh anggota di lapangan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, satu unit mobil Honda Jazz menjadi korban salah sasaran dan pengerusakan sejumlah orang tidak dikenal, Minggu (22/8) dini hari. Peristiwa terjadi di jl. Ir. H Juanda, Pahaman, Enggal, Bandarlampung.

King King (24), adik korban mengatakan, hal tersebut bermula saat dia dan sang kakak yang baru saja pulang dari pantai Sebalang. Saat itu, mereka memutuskan untuk melewati jalur dalam kota, melalui Stadion Pahoman.

Baca Juga:   Terkait Reklamasi di Pantai Dekat Jumbo Seafood, Enam Saksi Sudah Dipanggil

“Waktu sampai di Pahoman, jalan di bawah flyover itu kan ditutup. Jadi kami muter lewat Stadion Pahoman,” jelasnya, Selasa (24/8).

Saat melintasi Stadion Pahoman tersebut, King King dan sang kakak melihat adanya keributan. “Kami lihat ada rombongan anak-anak mobil Vios yang lagi digebukin,” tambahnya.

Namun lantaran tidak ingin terlibat masalah, kedua korban memutuskan untuk menjauh. Namun, sang kakak sempag membuka kaca mobil untuk melihat situasi di luar.

“Waktu itu ada yang sempat teriak, kami juga sepertinya kenal sama salah satu anak di mobil Vios itu. Tapi saya bilang ke abang saya, untuk cepet-cepet lewat aja,” sambung dia.

Setelah memutuskan untuk menjauh, keduanya lantas merasa dibuntuti. Saat tiba di pertigaan jalan, keduanya kemudian dihandamh sebuah mobil Honda Brio. Di belakang mobil tersebut juga terlihat mobil lain dan beberapa pengendara motor.

Tanpa mengatakan apapun, beberapa orang yang turun dari mobil Honda Brio tersebut langsung menghantam bodi dan kaca mobil korban. “Mereka langsung ngehantam mobil pakai pipa, kunci roda sama pentungan satpam,” katanya.

Bahkan, kakak korban sempat mengalami luka karena terkena pukulan dan pecahan kaca mobil di bagian kepala dan lengan.

Baca Juga:   Buru Pembobol Minimarket, Polresta Bandarlampung Bentuk Tim

Panik, korban sempat berteriak. Beruntung, saat melihat ada celah, keduanya kemudian tancap gas dan kabur. “Kami langsung lari ke arah Polresta Bandarlampung. Setelah itu kami langsung lapor ke Polisi,“ tandasnya.

King King juga mengatakan, selain keduanya, ada dua unit mobil Vios lain yang juga menjadi korban. Hal itu baru diketahui King King saat mereka bertemu dengan korban lainnya di Polresta Bandarlampung.

“Waktu kami laporan, ada dua mobil lain yang laporan. Waktu ngobrol-ngobrol, ternyata mereka juga jadi sasaran pengerusakan di Pahoman itu. Tapi mereka laporan setelah saya, soalnya mereka ke rumah sakit dulu karena temannya luka-luka,” pungkasnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, anggotanya telah melakukan penyelidikan di lapangan.

Adapun laporan korban tertuang dalam surat LP/B-1/1844/VIII/2021/SPKT/POLRESTA BALAM/POLDA LAMPUNG. “Sementara ini laporan sudah kita terima dan kita sudah meminta keterangan dari korban,” katanya.

Dia juga mengatakan, anggotanya akan bergerak untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. “Kami masih melakukan pendalaman dan mencari akar masalah dari peristiwa tersebut,“ singkatnya. (Ega/yud)




  • Bagikan