Anak Kehilangan Orang Tua Selama Covid-19 Capai 1335 orang

  • Bagikan
ilustrasi dok eurowildlife.org

RADARLAMPUNG.CO.ID-Data anak yang kehilangan orang tuanya meninggal karena covid-19 di Provinsi Lampung bertambah, hingga Senin (27/9) mencapai 1335 anak.

Data tersebut berdasarkan hasil pendataan Dinas Sosial Provinsi Lampung. Dari jumlah tersebut sebanyak 646 orang anak kini menjadi yatim, 653 anak menjadi Piatu dan 36 anak yatim piatu.


Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia menyebut Negara akan hadir untuk mendampingi anak-anak yang terpaksa kehilangan orang tua karena Covid-19.

“Cukup banyak ya anak yatim, piatu atau yatim piatu. Tentu ini menjadi kewajiban kita bersama memikirkan. Tapi sekali lagi yang saat ini di prioritaskan ialah penanganan kesehatan yang belum selesai Covid-19 nya. Tapi tetap di pikirkan terkait anak yatim piatu ini, juga bukan hanya pemerintah provinsi tapi juga pemerintah kabupaten/kota juga harus memberikan perhatian,” ungkap Nunik -sapaan akrab Chusnunia yang ditemui di Kantornya, Senin (27/9).

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim Terkonfirmasi 5.885, Sembuh 5.281 Orang

Pemprov Lampung kini tengah menyelaraskan program yang akan diberikan pada anak yatim, piatu, dan yatim piatu dengan program yang sudah bergulir di Kementerian Sosial. Hal ini agar hak-hak yang harus diterima anak bisa terpenuhi.

“Program yang dimaksud mulai dari hak anak soal pendidikan, hak tumbuh kembang, kesehatan. Kalau sebelumnya orang tuanya yang mengurus, ini Dinas Sosial kita dorong untuk lebih aktif lagi mengurus kepastian hak anak,” tambahnya.

Kemudian penanganan jangka pendek juga harus ada, kalau anak-anak mau sekolah ada kebutuhan nya. “Untuk penggunaan bosda sebagai jangka panjang. Jangka pendek kalau seragam, kebutuhan harian harusnya ada juga yang memenuhi kebutuhan nya. Agar anak tetap bisa menjalani hari-harinya dengan normal,” tandasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan