Anak Pemenggal Kepala sang Ayah Dinyatakan Gangguan Jiwa, Polisi Tetap Kenakan Pasal 338

  • Bagikan
PK (25) yang diduga mengalami gangguan jiwa tega memenggal kepala sang ayah. FOTO DOK. WARGA

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hasil observasi visum Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung terhadap tersangka pemenggal ayah kandung Kukuh Priyo Waskito alias Jaya (25), warga Kampung Sendangrejo, Kecamatan Sendangagung, Lampung Tengah, sudah dikeluarkan. Hasilnya Kukuh benar dinyatakan mengalami gangguan jiwa saat melakukan perbuatan kriminal.

Kapolsek Kalirejo Iptu Eddi Suhendra mewakili Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunggoro menyatakan, hasil visum yang dilakukan dr. Cahyaningsih F.R., Sp.K.J.,M.Kes. berkesimpulan bahwa tersangka Kukuh saat melakukan perbuatan kriminal pembunuhan tidak memiliki kemampuan untuk memahami dan mengontrol perbuatannya. “Tersangka tidak bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Perilaku tersangka merupakan bagian dari gangguan jiwa,” katanya.

Meski demikian, kata Eddi, pihaknya tetap bersikap profesional terkait kasus pembunuhan ini. “Kita tatap profesional. Kita akan limpahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan. Kita tetap jerat dengan Pasal 338 KUHP. Seharusnya ya Pasal 44 KUHP. Tapi, biar nanti jaksa dan hakim yang memutuskan. Sebab, keluarga tersangka telah menyerahkan ke proses hukum dan keluarga tergolong tak mampu” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Kampung Sendangrejo Khotini menyatakan pihak keluarga dan masyarakat tidak lagi mau menerima lagi kehadiran tersangka. “Pihak keluarga juga tidak mau menerima lagi. Begitu juga masyarakat. Takut dan masih trauma. Tapi, kita akan upayakan nanti jika sudah ada keputusan untuk dikoordinasikan dengan Dinas Sosial atau diserahkan kembali ke RSJ Lampung,” katanya.

Berita Terkait: Diduga Gangguan Jiwa, Pria Ini Penggal Kepala sang Ayah 

(sya/sur)



  • Bagikan