Andalkan 25 Program BMW, Pemkab Tuba Ikuti Verifikasai APE

  • Bagikan
Pemkab Tulangbawang mengikuti verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) secara virtual. FOTO DISKOMINFO TULANGBAWANG 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemkab Tulangbawang (Tuba) mengikuti verifikasi lapangan dalam rangka Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dengan jajaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) secara virtual, Kamis (18/3).

Verifikasai diikuti Bupati Tulangbawang Winarti, Sekretaris Kabupaten Anthoni, Komisi I DPRD Tulangbawang, dan beberapa pejabat terkait.


Fungsional analisis kebijakan ahli madya Deputi Kesetaraan Gender Kementerian PPPA Susanti menjelaskan, APE merupakan bentuk pengakuan atas komitmen serta peran para pimpinan kementerian/lembaga/pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG).

APE adalah suatu penghargaan terhadap prakarsa dan prestasi yang dicapai dengan menunjukkan kondisi kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak di daerah.

Baca Juga:   Gerebek Kontrakan, Polisi Sita 15 Paket Sabu

Terdapat beberapa indikator penilaian untuk menakar keberhasilan sebuah daerah dalam pelaksanaan rangkaian program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak seperti: kelembagaan, dukungan forum, komitmen pemerintah, PUG, perlindungan terhadap kekerasan pada perempuan dan anak, serta partisipasi masyarakat dan penguatan.

Dalam kesempatan itu, Winarti menegaskan Pemkab Tulangbawang akan terus berkomitmen untuk terus melaksanakan pengarusutamaan gender untuk mewujudkan Tulangbawang aman, mandiri dan sejahtera.

Untuk mengutamakan kepentingan perempuan dan anak, salah satu yang dilakukan Pemkab Tulangbawang dibidang kesehatan dan pendidikan yakni menganggarkan bantuan melalui 25 program Bergerak Melayani Warga (BMW).

“Dimasa pandemi Covid-19, Kabupaten Tulangbawang melalui 25 program BMW juga memberikan stimulan untuk kelompok ibu-ibu pengajian, karang taruna, serta kelompok ekonomi kreatif agar perekonomian dapat terus bergeliat,” ungkap Winarti. (nal/sur)




  • Bagikan