Andika: Aku Dijadiin Meme Nggak Marah, Tapi Jangan Hina Lampung! 


ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Andika Mahesa atau biasa disapa dengan Andika Kangen Band, resmi melaporkan selebgram cantik bernama Berlliana Lovell ke Polda Metro Jaya terkait tindakpidana pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang menghina Provinsi Lampung.

Andika melaporkan selebgram dengan jumlah pengikut sebanyak 140 ribu itu ke Polda Metro Jaya, Selasa (18/6) sore kemarin dengan didampingi oleh kuasa hukumnya.





“Ya benar kami juga telah melaporkan akun yang bernama Berlliana Lovell itu ke Polda Metro Jaya dengan dugaan tindakpidana pencemaran nama baik, dan ujaran kebencian sebagaimana pasal 27 juncto pasal 28 juncto pasal 45 UUD ITE dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” ujar pria yang sering disebut Babang Tamvan ini, Rabu (19/6).

Menurutnya, bercanda itu boleh. Namun, apabila sudah menyangkut suku, ras, agama, dan sebuah golongan hal itu tidak boleh dilakukan.

“Biasalah netizen kalau ngomong-ngomong juga. Tapi gw juga enggak pernah nanggepin, ketika dia ngomong di Lampung itu binatang buas terus alergi di Lampung, gw juga ikut dilecehkan. Di sana itu (Lampung, red) ada 31 suku loh jadi harus kita ketahui juga ada tokoh-tokoh adat di Lampung itu pada marah semua,” geramnya.

Dan ia melaporkan selebgram itu mewakili masyarakat Lampung karena menurutnya banyak yang telah mengecam tindakan yang dilakukan oleh selebgram tersebut.

“Jadi gw di sini mewakili mereka karena mereka juga geram segala macam. Menurut gw juga ini jangan dijadikan bencandaan, dan kalau memang mau bercanda ya silahkan bercanda yang lain kek. Dihina, maksudnya yang lain jangan yang kayak gini lah,” kesalnya.

Gw kan biasanya klo diejek biasa aja dijadikan meme gw nyantai saja. Tapi untuk Lampung untuk provinsi gw, gw mewakili Lampung dan gw lahir di situ sampai gede gini melihat kampung halaman gw dihina gitu, ya gw jelas marah lah,” sambungnya.

Selanjutnya ia meminta kepada akun yang bernama Berlliana Lovell itu untuk segera meminta maaf ke masyarakat, Lampung khususnya. Juga meminta maaf kepada tokoh-tokoh adat yang ada di sana.

“Ya caranya dia datang ke Lampung. Kira-kira alergi enggak dia datang kesana, karena kan di ada tokoh-tokoh yang ikut marah. Jangan cantik wajahnya tapi busuk hatinya,” pungkasnya. (ang/sur)