Anggaran Covid-19 Tahun 2020 Diduga Tidak Tepat Sasaran

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Anggaran dana Covid-19 tahun 2020 di Kabupaten Lampung Utara(Lampura), beberapa diantaranya mengundang pertanyaan. Sebab, dari 11 organisasi perangkat daerah (OPD) merelokasikan anggaran tersebut, diduga tidak tepat sasaran.

Berdasarkan informasi dikumpulkan dilapangan, anggaran itu terlalu dipaksakan dan terkesan mengada-ada. Padahal, sebagian diantaranya berasal dari refocusing anggaran di setiap satker yang mengurangi program pemerintah, namun sayangnya penggunaannya terkesan terabaikan.

Seperti di BPKAD, ada realisasi sebesar Rp 420 juta dari nilai pagu dana covid-19 sebesar Rp1,059 miliar lebih. Lalu di Dinas Perumahan dan Kawan Pemukiman (DPKP) terealisasi lebih dari Rp136 juta dari total dianggarkan sebesar Rp275 juta lebih.

Baca Juga:   Positif Covid 19 Tanggamus Tambah Dua Kasus

“Kalau untuk di BPKAD, itu ada Opd-Opd yang menggunakan anggaran penanganan covid tapi pertangung jawabannya di kami. Jadi itu masuk anggaran kita, “kata Kabid Akuntasi Wahyu Buntoro, mendampingi Kepala BPKAD Lampura, Desyadi, Kamis (8/4).

Menurutnya, anggaran itu berasal dari bantuan tak terduga (BTT) yang tersebar di dinas/instansi berada disana. Termasuk anggaran Polres dan Dandim 0412/Lampura.

Baca Juga:   Covid-19 di Lambar Bertambah Lima, Dua Hasil Tracing Tiga Baru, Satu Orang Wafat

“Mulai dari pengajuan sampai kepada peng-spj-an, penganggarannya di kita, termasuk dinas perhubungan serta Koperasi dan UMKM,” terang Wahyu.





  • Bagikan



Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik